Isi Artikel Utama

Abstrak

Kompetensi kepribadian guru akidah akhlak berpengaruh terhadap pembentukan perilaku siswa, kondisi ini dikarenakan belajar bukan hanya menghasilkan perubahan pengetahuan tetapi juga membawa perubahan sikap atau perilaku siswa. Guru sebagai salah satu ujung tombak pembentukan perilaku dan akhlak  peserta didik mempunyai peranan penting, karena figur guru dalam pandangan anak akan menjadi patokan bagi sikap anak didik, baik ketika berada di kelas maupun di luar kelas. Selain itu juga perhatian peneliti terhadap Pendidikan Agama Islam dalam akhir-akhir ini mempunyai permasalahan terkait rendahnya karakter siswa di sekolah yang menjadi sorotan tajam masyarakat. Melihat permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah terdeskripsinya proses  pengaruh kompetensi kepribadian guru akidah akhlak terhadap perilaku siswaPenelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data  ialah dengan cara kuesioner, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Al-Musaddadiyah Garut yaitu sebanyak 20 siswa. Adapun hasil penelitian , Fhitung > Ftabel yaitu 101,142 > 4,38 maka keputusan yang diambil adalah H0 ditolak maka Ha diterima. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi menunjukkan adanya pengaruh kompetensi kepribadian guru akidah akhlak terhadap perilaku siswa sebesar 77,5% dan 22,5% sisanya dipengaruhi faktor lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.


Kata Kunci : Kompetensi Kepribadian, Perilaku Siswa

Kata Kunci

Kompetensi Kepribadian;Perilaku Siswa;

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru Akidah Akhlak Terhadap Perilaku Peserta Didik . (2025). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 9-15. https://doi.org/10.37968/masagi.v4i1.905

Cara Mengutip

Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru Akidah Akhlak Terhadap Perilaku Peserta Didik . (2025). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 9-15. https://doi.org/10.37968/masagi.v4i1.905

Referensi

  1. Daradjat, Z. (2009). (2009). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
  2. Evita Yuliatul Wahidah, A. M. M. (2024). Etika Pendidik Dalam Surat Al-A’raf Ayat 199 Kajian Ilmu Pendidikan Islam. Jurnal Masagi, Vol.02 No., 3.
  3. Evita Yuliyatul Wahidah, A. H. (2023). Implementasi Konsep Akhlak Tasawwuf Dalam Pendidikan Agama Islam (Studi Analisis Degradasi Moral). Jurnal Masagi, Vol 02; No, 2.
  4. Hafsah Fauziah., N. H. (2024). Pengaruh metode Pembelajaran Index Card Match, Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI. Jurnal Masagi, Vol.03;No;, 4.
  5. Hafsah Fauziah., S. A. (2023). Pengaruh Kemampuan Menghafal Al-Quran Juz 30 Terhadap Hasil Belajar SiswaPada Mata Pelajaran PAI. Jurnal Masagi, Vol. 02; N, 4.
  6. Marzuki. (2015). Pendidikan Karakter Islam (Jakarta:Amzah (ed.)).
  7. Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Bumi Aksara, (2011).
  8. Nata, A. (2000). Pemikiran Para Tokoh Pendidikan Islam (Cet.1). Jakarta : Raja Grafindo.
  9. Peni Arum Sari, R. (2020). Pengaruh Kemampuan Kerja, Kompensasi, Disiplin Kerja dan Pengawasan terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. PLN (Persero) UP3 Kota Metro. Jurnal Manajemen, 1(1), 1–11.
  10. Rano, E. S. dan Y. F. (2020). Pengaruh model pembelajaran think pair share ( TPS ) terhadap motivasi belajar PPKn pada siswa kelas VII MTs Miftahul Huda Tegalwaru Karawang. Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 5(2), 105–111.
  11. Rochman, Chaerul, dkk. (2011). Pengembangan Kompetensi Kepribadian Guru. (Cet. I.). Bandung : Nuansa Cendekia.
  12. Sahlan, A. (2013). (2013). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam (Kajian Penerapan Pendidikan Karakter di Lembaga Pendidikan Islam). Journal of Islamic Educationurnal El-Hikmah Fakultas Tarbiyah UIN Malang.
  13. Saleh, M. (2014). Membangun Karakter dengan Hati Nurani. Jakarta:Erlangga.
  14. Sukmadinata. (2006). (2006). Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek. (Cet VIII.). Bandung : Rosdakarya.
  15. WA. Gerungan. (1991). Psikologi Sosial,.