Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini mengkaji tentang peningkatan minat belajar peserta didik pada pembelajaran PAI melalui asesmen diagnostik non-kognitif di Fase B SDIT Al-Furqon Garut. minat adalah proses yang memberi semangat, arah, dan kegigihan perilaku. Artinya, perilaku yang memiliki motivasi adalah perilaku yang penuh energi, terarah, dan bertahan lama. Dalam kegiatan belajar, maka motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak didalam diri peserta didik yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai.  Namun, kenyataannya minat belajar peserta didik di Fase B SDIT Al-Furqon Garut masih rendah, hal ini dibuktikan dengan hasil observasi pra penelitian. Peserta didik yang menunjukan sudah memiliki minat belajar sekitar 34% dari 26 peserta didik sehingga diperlukan stimulus salah satunya dengan melakukan asesmen diagnostik non-kognitif sebelum melakukan aktivitas pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah terdeskripsikannya signifikansi penggunaan asesmen diagnostik non-kognitif untuk meningkatkan minat belajar peserta didik pada pembelajaran PAI di Fase B SDIT Al-Furqon Garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam PTK hanya menggunakan rumus-rumus statistik sederhana untuk mencari nilai rata-rata dan presentase ketuntasan belajar. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus maka terjadi peningkatan minat belajar peserta didik pada siklus I menjadi 45%, kemudian mengalamai peningkatan lagi pada siklus II menjadi 80%. Dapat dipahami bahwa terdapat peningkatan minta belajar peserta didik dengan signifikasi sebesar 22% dari pra siklus ke siklus I sebesar 30% dari siklus I ke siklus II. Maka secara keseluruhan terdapat peningkatan minat belajar peserta didik dengan signifikansi sebesar 50% dari pra siklus hingga siklus II.


Kata kunci: Pendidikan Agama Islam, Minat Belajar, Assesmen Diagnostik Non-Kognitif

Kata Kunci

Minat belajar;Asesmen Diagnostik Non-Kognitif

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Peningkatan Minat Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran PAI Melalui Asesmen Diagnostik Non-Kognitif . (2024). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 168-179. https://doi.org/10.37968/masagi.v3i1.875

Cara Mengutip

Peningkatan Minat Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran PAI Melalui Asesmen Diagnostik Non-Kognitif . (2024). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 168-179. https://doi.org/10.37968/masagi.v3i1.875

Referensi

  1. ACHRU Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Jl HM Yasin Limpo No, A. P. (n.d.). PENGEMBANGAN MINAT BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN.
  2. Basri, J., Muharom, M. K., Al, S., & Garut, M. (2022). Upaya Guru PAI Dalam Meningkatkan Kemampuan Psikomotorik Siswa ABK Tunagrahita Melalui Model Contextual Teaching And Learning (CTL). 2022. https://doi.org/10.37968/masagi.v1i1.281
  3. Darmawan. (2011). Penelitian Tindakan Kelas.
  4. Djali. 2009. Psikologi Pendidikan. (Jakarta: Bumi Aksara. 2009)
  5. Darmiyati Ida, Analisis karakteristik peserta didik melalui asesmen diagnostik, Vo;. 03, No. 02, Thn. 2023
  6. Dwi, M., 1✉, A., Dwijayanti, I., Roshayanti, F., & Handayaningsih, S. (n.d.). Analisis Karakteristik Peserta Didik Melalui Asesmen Diagnostik (Studi Kasus : Kelas 6 SDN Pandean Lamper 04).
  7. Dr. Khaerudin. 2022. Pengantar Evaluasi Pendidikan. ( Yogyakarta. 2022)
  8. Guru, U., Sekolah, K., Penilai, D., & Arikunto, S. (2007). PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK). www.geocities.com/zai_abidin69/mypage.html
  9. Kreativitas Mengajar Guru PAI Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SDN Se Kecamatan Samarang Garut Ceceng Salamudin, P., Muhamad Ramdani, R., & Al Musaddadiyah Garut, S. (2022). Hak Cipta (c) 2022 Masagi. https://doi.org/10.37968/masagi.v1i2.314
  10. Maria, A., Ramdani, D., Al, S., & Garut, M. (2023). Pengaruh Metode Sosiodrama Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. 2023. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.297
  11. Marjuni, A. . (2012). Pengembangan pendidikan Islam dalam kerangka transformasi sosial : analisis kritis pada fakultas tarbiyah dan keguruan. Alauddin University Press.
  12. Maryani, I., Pd, M., Hasanah, E., Suyatno, M., & Pd, I. (n.d.). Pendukung Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka.
  13. Muktamar, A. (2023). Asesmen dalam Kurikulum Merdeka Perspektif Pendidikan Agama Islam. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 1.
  14. PMM KURIKULUM MERDEKA
  15. Rahim, A., & Yusnan, M. (n.d.). SISTEM PENGEMBANGAN MINAT BELAJAR SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR. Taksonomi Jurnal Pendidikan Dasar, 1, 43–51. https://doi.org/10.35326/taksonomi.v2i2
  16. Syarifudin, Pengaruh Minat Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Madrasah Ibtidaiyah Darussalam Sungai Salak Kecamatan Tempuling, Vol. 06, No 01