Isi Artikel Utama

Abstrak

 


Penelitian ini mengkaji tentang peningkatan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran Akidah Akhlak menggunakan asesmen formatif. Rendahnya motivasi belajar menjadi alasan utama penelitian ini dilakukan. Hasil observasi menunjukkan hanya sekitar 21% dari 33 peserta didik yang tergolong baik dalam pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan stimulus evaluasi atau tes penilaian belajar yang menarik, salah satunya dengan menggunakan asesmen formatif.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengunaan asesmen formatif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran akidah akhlak fase D di MTs Al-Musaddadiyah Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) dengan dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik sederhana untuk menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi belajar peserta didik. Pada siklus I, terjadi peningkatan sebesar 52%, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 87%. Secara keseluruhan, peningkatan motivasi belajar dari pra siklus hingga siklus II mencapai 66%.


Kata Kunci : Motivasi Belajar, Asesmen Formatif, Pembelajaran Akidah Akhlak

Kata Kunci

Kata Kunci : Motivasi Belajar, Asesmen Formatif, Pembelajaran Akidah Akhlak

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Dalam Mata Pelajaran Akidah Akhlak Dengan Menggunakan Asesmen Formatif Studi Pada Fase D . (2025). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 56-65. https://doi.org/10.37968/masagi.v3i2.866

Cara Mengutip

Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Dalam Mata Pelajaran Akidah Akhlak Dengan Menggunakan Asesmen Formatif Studi Pada Fase D . (2025). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 56-65. https://doi.org/10.37968/masagi.v3i2.866

Referensi

  1. Amin, Kamaruddin. 2019. “Keputusan Menteri Agama Nomor 183 Tahun 2019 Tentang Kurikulum PAI Dan Bahasa Arab Pada Madrasah.” Direktorat KSKK Madrasah Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementrian Agama Republik Indonesia: 1–466.
  2. Basri, Junaidin, Ceceng Salamudin, and Umi Azizah. 2023. “Implementasi Merdeka Belajar Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Sikap Religius Siswa.” Masagi 2(1): 1–9.
  3. Fauziah, Hapsah, Anggie Pramutya, and Ujian Tahfidz. 2023. “Pengaruh Mot Ivasi Belajar Hafalan Alqur’an Terhadap Ujian Tahfidz.” Jurnal Masagi (c): 1–4.
  4. Halid Hanafi. 2018. Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: Deepublish.
  5. Khodijah, Nyanyu. 2014. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  6. Koni, Uno Hamzah dan Satria. 2012. Assesmen Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
  7. Muhammad. 2021. “Ruang Lingkup Ilmu Pendidikan Islam.” Kajian Pendidikan Agama Islam 3(1): 55–65.
  8. Muntasyir, Sholeh, Budiyono, and Budi Usodo. 2014. “Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Dengan Assesment For Learning (AfL) Melalui Penilaian Teman Sejawat Pada Materi Persamaan Garis Ditinjau Dari Kreativitas Belajar Matematika Siswa MtsN Di Kabupaten Sragen.” Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika 2(7): 667–79. http://jurnal.fkip.uns.ac.id.
  9. Nurjani, Yan Yan, and Mila Siti Jamilah. 2023. “Permainan Monkey Bar Dalam Pengembangan Motorik Kasar Anak Usia 2-4 Tahun Di Kelompok Bermain Mandala.” Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini ( Anaking ) 2(1): 222–28.
  10. Rusman, Asrori dan. 2020. Classroom Action Research: Pengembangan Kompetensi Guru. Purwokerto: Pena Persada.
  11. Salamudin, Ceceng, and Resti Risalati Multazam. 2023. “Pengaruh Gaya Belajar Visual Terhadap Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak.” Jurnal STAI Al Musaddadiyah 2(1): 83–90.
  12. Suryabrata, Sumardi. 2013. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  13. Yan Yan Nurjani, Fitri Umi Faizah. “MENINGKATKAN KECERDASAN LOGIS-MATEMATIS.” : 1–12.