Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan karakter kesantunan peserta didik sebagai generasi penerus bangsa yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti pengaruh arus globalisasi, penggunaan sosial media, dan pengaruh lingkungan sekitar yang menyebabkan semakin memudarnya karakter kesantunan dalam diri peserta didik, baik ditingkat SD, SMP, dan SMA. Demikian pula halnya dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Garut yang dijadikan sasaran dari penelitian ini, bahwa persoalan karakter peserta didik terutama yang berhubungan dengan karakter kesantunan masih terlihat banyak kesenjangan yang terjadi pada kehidupan pserta didik di lingkungan MAN 2 Garut. Disadari bahwa pendidikan karakter kesantunan bagi peserta didik sangat penting untuk dilakukan melalui penanaman, pembentukan, pembiasaan, dan keteladanan yang dipraktikkan oleh guru, peserta didik, dan seluruh element pelaku pendidikan, khususnya di MAN 2 Garut. Mengingat karakter kesantunan bagi peserta didik adalah hal yang fundamental yang senantiasa melekat dengan diirnya dalam setiap tindakan dan perilaku.


Adapun tujuan penelitian ini adalah; 1) Terdeskripsikannya Pembangunan Karakter Kesantunan Peserta Didik; 2) Terdeskripsikannya Karakter Kesantunan Peserta Didik di MAN 2 Garut; 3) Terdeskripsikannya Upaya Guru Akidah Akhlak dalam Membangun Karakter Kesantunan Peserta Didik Di MAN 2 Garut.


Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis yang menggambarkan fenomena dan kejadian yang sebenarnya terjadi di MAN 2 Garut. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi terstruktur, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis datanya yakni dengan cara pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (display), verifikasi dan kesimpulan.


Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di MAN 2 Garut terdapat beberapa masalah terkait karakter kesantunan peserta didik yaitu: Berkata kasar ke teman, Tidak memperhatikan saat guru menjelaskan, adu argumen dengan teman mengenai perbedaan pendapat, tidak salam ketika bertemu guru, dan cara berpakaian yang kurang santun. Upaya yang dilakukan oleh beberapa guru akidah akhlak di MAN 2 Garut diantaranya: penerapan sanksi, penerapan karakter santun, meningkatkan pemahaman religius, meningkatkan kerjasama antara pihak sekolah dengan wali murid, keteledanan, berakhlakul karimah, dan mengadakan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan.


Kata Kunci: Upaya Guru Akidah Akhlak, Karakter Kesantunan

Kata Kunci

Karakter KesantunanUpaya Guru Akidah Akhlak

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Upaya Guru Akidah Akhlak Dalam Membangun Karakter Kesantunan Peserta Didik Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut. (2024). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 157-167. https://doi.org/10.37968/masagi.v3i1.840

Cara Mengutip

Upaya Guru Akidah Akhlak Dalam Membangun Karakter Kesantunan Peserta Didik Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut. (2024). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 157-167. https://doi.org/10.37968/masagi.v3i1.840

Referensi

  1. M. Mustari, Nilai Karakter Refleksi untuk Pendidikan, Jakarta: PT Rajagrafindo Persada., 2014.
  2. S. Abdillah and H. M. Rofiq, “KONSEP PENDIDIKAN HUMANISME PAULO FREIRE DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM.” [Online]. Available: www.journal.stai-musaddadiyah.ac.id
  3. M. Iskarim, F. Tarbiyah, I. Keguruan, and I. Pekalongan, “Dekadensi Moral di Kalangan Pelajar (Revitalisasi Strategi PAI dalam Menumbuhkan Moralitas Generasi Bangsa),” 2016.
  4. S. Sukmawati and S. Al Musaddadiyah Garut, “IMPLIKASI INTERNALISASI NILAI NILAI AJARAN ISLAM DALAM PEMBELAJARAN PAI TERHADAP KESADARAN MORAL SISWA.” [Online]. Available: www.journal.stai-musaddadiyah.ac.id
  5. H. Sulaiman, R. Ameliani, S. Al, and M. Garut, “PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER RELIGIUS SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM.” [Online]. Available: www.journal.stai-musaddadiyah.ac.id
  6. N. Wasriyani, “PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER SOPAN SANTUN MELALUI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH IBTIDAIYAH INAYATUSHSHIBYAN 2 KOTA BANJARMASIN,” Journal Tunas Bangsa, vol. 10, no. 2, pp. 92–104, 2023, [Online]. Available: https://ejournal.bbg.ac.id/tunasbangsa
  7. “Q.S Al-Ahzab : 21,” Terjemah Qur’an Kemenag.
  8. Dedy Mulyana, Metodologi Penelitian Kualitatif (Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya). Bandung: Remaja Rosdakarya., 2004.
  9. Sumadi Suryabrata., Metodologi Penelitian. Jakarta: Raja Grafmdo Persada, 1998.
  10. Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D, Bandung: Alfabeta, 2017.
  11. Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV., 2017.
  12. “Q.S Ali-Imran: 159,” Terjemah Qur’an Kemenag.
  13. https://www.sanctri.com/hadits-tentang-sopan-santun/.”
  14. Hera Heru SS and Fery Afriyanto, “‘Hubungan Antara Keteladanan Guru BK Dengan Perilaku Sopan Santun Siswa Kelas VIII D SMP Negeri 1 Colomadu,” Jurnal Medi Kons 5, no. 2, p. 53, 2019.