Isi Artikel Utama
Abstrak
Anak yang memiliki keterbatasan dalam perkembangan ataupun terlahir dengan kekurangan dalam fisik atau non fisik dianggap orang yang tidak normal. Salah satunya anak tunagrahita, mereka memiliki keterbelakangan intelektual. Banyak masyarakat disekitar yang beranggapan bahwa anak tersebut tidak perlu belajar dan beribadah. Berbeda dengan pandangan Islam terhadap manusia hanya dilihat dari keimanan. Untuk mendapatkan keimanan yang sesuai dengan aturan yang telah Allah tentukan. Anak tunagrahita harus tetap belajar ilmu agama supaya kemampuan kognitif mereka terpenuhi dalam pengetahuan dan pemahaman.Tujuan penelitian ini adalah terdeskripsikannya penggunaan multimedia interaktif dalam memenuhi kebutuhan belajar agama Islam dalam ranah kognitif pada anak tunagrahita. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemenuhan kebutuhan belajar PAI dengan menggunakan multimedia interaktif dapat memenuhi kebutuhan belajar kognitif tingkat pengetahuan dan pemahaman yaitu mengetahui dan memahami nama beserta tugas malaikat dengan memasangkan nama dan tugas malaikat yang sesuai dalam menyelesaikan permainan fuzzle.
Kata kunci: Multimedia Interaktif, Kebutuhan Belajar, PAI, Kognitif, Tunagrahita.
Kata Kunci
Rincian Artikel
Hak Cipta (c) 2024 Masagi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskahnya di Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Masagi oleh LP2M STAI Al Musaddadiyah Garut berlisensi di bawah Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis mengetahui bahwa Jurnal Masagi berhak menerbitkan untuk pertama kalinya dengan Lisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis dapat memasukkan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif naskah yang telah diterbitkan di jurnal ini ke dalam versi lain (misalnya dikirim ke tempat penyimpanan institusi penulis, penerbitan dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah tersebut telah diterbitkan atau pertama kali di Jurnal Masagi
Cara Mengutip
Referensi
- Aini, Septa Lutfi. 2018. “Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Jurusan Pendidikan Agama Islam.” : 1–10.
- Arifah, Chusna, Cece Rakhmat, and Sima Mulyadi. 2022. “Media Digital Sebagai Upaya Optimalisasi Keterampilan Menyimak Anak Berkebutuhan Khusus.” 7(1): 1694–98.
- Bisri, Muhammad. 2023. “Kedudukan Komponen-Komponen Pedidikan Islam Dalam Keberhasilan Pendidikan Islam.” Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam 2.
- Daradjat, Zakiah. 2000. Ilmu Pendidikan Islam. ed. Bumi Aksara. Jakarta.
- Hakim, Mukhammad Luqman, and Fakultas Tarbiyah. 2020. “Multimedia Interaktif Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus.” 3(1): 48–55.
- Ilmu, Fakultas, Tarbiyah Dan, Universitas Islam, and Negeri Walisongo. 2015. “Pendidikan Agama Islam Pada Anak Tunagrahita Di SDLB Negeri Tambahrejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2014 / 2015 Pendidikan Agama Islam Pada Anak Tunagrahita Di SDLB Negeri Tambahrejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelaj.”
- Nurus Sofia, Maulida, and Nadia Rasyidah. 2021. “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Abk Tunagrahita.” NUSANTARA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial 3(3): 459–77.
- Pusdiklat, Kemendikbud. 2016. Modul 01 Identifikasi Kebutuhan Belajar Pendidikan.
- Salamudin, C, and M B Hikam. 2022. “Implikasi Media Pembelajaran Digital Google Meet Terhadap Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Islam (Studi Di Smpn 2 ….” Masagi: 1–7.
- Salamudin, Ceceng, and Resti Risalati Multazam. 2023. “Pengaruh Gaya Belajar Visual Terhadap Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak.” Jurnal STAI Al Musaddadiyah 2(1): 83–90.
- Suharismi Arikunto. Dasar – Dasar Research,. (Tarsoto: Bandung, 1995), h. 58.
- Wahidah, E Y, and A Herianto. 2023. “Implementasi Konsep Akhlak Tasawwuf Dalam Pendidikan Agama Islam (Studi Analisis Degradasi Moral).” Masagi: 1–10.
- Wahidah, Evita Yuliatul, Ismah Hidayati, Merdeka Belajar, and Ashabul Kahfi. 1917. “KONSEP LEARNING COMMUNITY DALAM MERDEKA BELAJAR MENURUT AL- QUR ’ AN SURAT AL -KAHFI AYAT 10-15.” : 1–7.
Referensi
Aini, Septa Lutfi. 2018. “Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Jurusan Pendidikan Agama Islam.” : 1–10.
Arifah, Chusna, Cece Rakhmat, and Sima Mulyadi. 2022. “Media Digital Sebagai Upaya Optimalisasi Keterampilan Menyimak Anak Berkebutuhan Khusus.” 7(1): 1694–98.
Bisri, Muhammad. 2023. “Kedudukan Komponen-Komponen Pedidikan Islam Dalam Keberhasilan Pendidikan Islam.” Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam 2.
Daradjat, Zakiah. 2000. Ilmu Pendidikan Islam. ed. Bumi Aksara. Jakarta.
Hakim, Mukhammad Luqman, and Fakultas Tarbiyah. 2020. “Multimedia Interaktif Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus.” 3(1): 48–55.
Ilmu, Fakultas, Tarbiyah Dan, Universitas Islam, and Negeri Walisongo. 2015. “Pendidikan Agama Islam Pada Anak Tunagrahita Di SDLB Negeri Tambahrejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2014 / 2015 Pendidikan Agama Islam Pada Anak Tunagrahita Di SDLB Negeri Tambahrejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelaj.”
Nurus Sofia, Maulida, and Nadia Rasyidah. 2021. “Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Abk Tunagrahita.” NUSANTARA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial 3(3): 459–77.
Pusdiklat, Kemendikbud. 2016. Modul 01 Identifikasi Kebutuhan Belajar Pendidikan.
Salamudin, C, and M B Hikam. 2022. “Implikasi Media Pembelajaran Digital Google Meet Terhadap Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Islam (Studi Di Smpn 2 ….” Masagi: 1–7.
Salamudin, Ceceng, and Resti Risalati Multazam. 2023. “Pengaruh Gaya Belajar Visual Terhadap Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak.” Jurnal STAI Al Musaddadiyah 2(1): 83–90.
Suharismi Arikunto. Dasar – Dasar Research,. (Tarsoto: Bandung, 1995), h. 58.
Wahidah, E Y, and A Herianto. 2023. “Implementasi Konsep Akhlak Tasawwuf Dalam Pendidikan Agama Islam (Studi Analisis Degradasi Moral).” Masagi: 1–10.
Wahidah, Evita Yuliatul, Ismah Hidayati, Merdeka Belajar, and Ashabul Kahfi. 1917. “KONSEP LEARNING COMMUNITY DALAM MERDEKA BELAJAR MENURUT AL- QUR ’ AN SURAT AL -KAHFI AYAT 10-15.” : 1–7.
