Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi peneliti yaitu adanya peningkatan kesalehan sosial peserta didik dalam satu sekolah. Peningkatan tersebut terjadi dengan adanya peranan guru. Peran guru tersebut tidak dapat dilepaskan dari kompetensi guru, salah satunya kompetensi kepribadian. Seorang guru untuk mendidik dan membentuk siswa yang memiliki akhlakul karimah dalam mencapai peningkatan kesalehan tersebut harus memiliki kompetensi kepribadian yang baik. Tujuan daripada penelitian ini adalah: 1) Terdeskripsikannya Kesalehan Sosial Peserta Didik Di SMP Plus Miftahul Hidayah, 2) Terdeskripsikannya Kompetensi Kepribadian Guru PAI Di SMP Plus Miftahul Hidayah, 3) Terdeskripsikannya Implikasi Kompetensi Kepribadian Guru PAI Terhadap Peningkatan Kesalehan Sosial Peserta Didik Di SMP Plus Miftahul Hidayah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif,. Disamping itu, didukung pula oleh metode kajian pustaka. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber primer ; hasil wawancara proses pembelajaran terhadap guru  PAI SMP Plus Miftahul Hidayah dan sumber sekunder ; buku-buku atau bahan bacaan lainnya yang berhubungan langsung dengan penelitian ini. Adapun teknik pengumpulan data terdiri terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya kompetensi kepribadian guru berimplikasi terhadap peningkatan kesalehan sosial peserta didik. Karena dengan kompetensi kepribadian guru yang baik maka akan terjadi peningkatan kesalehan sosial peserta didik.


 Kata Kunci: Kompetensi Kepribadian Guru PAI, Kesalehan Sosial

Kata Kunci

Kompetensi Kepribadian Guru PAI, Kesalehan Sosial

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Implikasi Kompetensi Kepribadian Guru PAI Terhadap Peningkatan Kesalehan Sosial Peserta Didik. (2023). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 226-237. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.587

Cara Mengutip

Implikasi Kompetensi Kepribadian Guru PAI Terhadap Peningkatan Kesalehan Sosial Peserta Didik. (2023). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 226-237. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.587

Referensi

  1. Etika Srijanti dkk, Etika Membangun Masyarakat Islam Modern, (Jakarta: Graha Ilmu, 2009).
  2. Abdul Jamil Wahab, Indeks Kesalehan Sosial Masyarakat Indonesia (Jakarta: Kementrian Dkk
  3. Undang-Undang No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Pasal 10 ayat (1).
  4. Suredah, Jurnal Kesalehan Ritual, Sosial, dan Spritiual, Vol 7 No 2 Maret 2020.
  5. Farida Nugrahani, Metode Penelitian Kulitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa, (Solo: Book, 2014).
  6. Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif, R & D, (Bandung: Alfabeta, 2014).
  7. Vince Mutiara Rumata, Analisis Isi Kualitatif Twitter.Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan, 2017.