Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran yang kurang berdaya hasil karena kesadaran diri siswa untuk mengikuti pembelajaran rendah. Hal ini ditandai dengan kurangnya ketercapaian tujuan pembelajaran dan masih adanya siswa yang tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dalam pembelajaran PAI. Kesadaran diri menjadi suatu hal yang sangat penting dalam kegiatan pembelajaran, namun selama ini kesadaran diri menjadi masalah utama bagi siswa. Tujuan penelitian ini adalah terdeskripsikannya efektivitas pembelajaran PAI dengan menggunakan model pembelajaran kesadaran diri. Diharapkan akan adanya dampak positif penggunaan model tersebut dalam meningkatkan kesadaran diri siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik. Metode ini dipilih karena tujuannya untuk mengumpulkan fakta dan data yang disertai penafsiran. Pengumpulan data primer dan skunder dilakukan dengan terjun ke lapangan secara langsung dengan menggunakan teknik kuesioner, wawancara dan observasi. Teknik validasi data dilakukan dengan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran pelatihan kesadaran diri siswa berdampak positif tehadap efektivitas pembelajaran PAI. Hal ini terjadi karena guru melakukan pemilihan materi ajar yang substantif, metode yang tepat, dan media pembelajaran yang fungsional.
Kata Kunci: Efektivitas Pembelajaran PAI, Model Pembelajaran Pelatihan Kesadaran Diri
Kata Kunci
Rincian Artikel
Hak Cipta (c) 2023 Masagi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskahnya di Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Masagi oleh LP2M STAI Al Musaddadiyah Garut berlisensi di bawah Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis mengetahui bahwa Jurnal Masagi berhak menerbitkan untuk pertama kalinya dengan Lisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis dapat memasukkan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif naskah yang telah diterbitkan di jurnal ini ke dalam versi lain (misalnya dikirim ke tempat penyimpanan institusi penulis, penerbitan dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah tersebut telah diterbitkan atau pertama kali di Jurnal Masagi
Cara Mengutip
Referensi
- Goleman, Daniel, Kecerdasan Emosi Untuk Mencapai Puncak Prestasi (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1999).
- Malikah, “Kesadaran Diri Proses Pembentukan Karakter Islam”, Volume. 13 Nomor 1. Jurnal, Gorontalo: Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo, 2013).
- M. Khamdan Kharis, “Pengaruh Dzikir Iklil Terhadap Kesadaran Diri Masyarakat Nelayan Jama‟ah Al-Khidmah Desa Morodemak Kecamatan Bonang Kabupaten Demak” (Skripsi, Semarang: Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Walisongo, 2014).
- Mussen, Paul Henry, dkk., Perkembangan dan Kepribadian Anak (Jakarta: Erlangga, 1984).
- Tasmara, K.H. Toto, Kecerdasan Ruhaniah (Transcendetal Intelligence) (Depok: Gema Insani 2001).
- Shelley E. Taylor, Letitia Anne Peplau, David O. Sears, Psikologi Sosial, Edisi Kedua Belas (Jakarta: Kencana, 2009).
- Stein, Steven J. and Book, Howard E, Ledakan EQ: 15 Prinsip Dasar Kecerdasan Emosional Meraih Sukses (Bandung: Kaifa, 2003).
- Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2005. (Jakarta: Transmedia Pustaka, 2008).
Referensi
Goleman, Daniel, Kecerdasan Emosi Untuk Mencapai Puncak Prestasi (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1999).
Malikah, “Kesadaran Diri Proses Pembentukan Karakter Islam”, Volume. 13 Nomor 1. Jurnal, Gorontalo: Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo, 2013).
M. Khamdan Kharis, “Pengaruh Dzikir Iklil Terhadap Kesadaran Diri Masyarakat Nelayan Jama‟ah Al-Khidmah Desa Morodemak Kecamatan Bonang Kabupaten Demak” (Skripsi, Semarang: Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Walisongo, 2014).
Mussen, Paul Henry, dkk., Perkembangan dan Kepribadian Anak (Jakarta: Erlangga, 1984).
Tasmara, K.H. Toto, Kecerdasan Ruhaniah (Transcendetal Intelligence) (Depok: Gema Insani 2001).
Shelley E. Taylor, Letitia Anne Peplau, David O. Sears, Psikologi Sosial, Edisi Kedua Belas (Jakarta: Kencana, 2009).
Stein, Steven J. and Book, Howard E, Ledakan EQ: 15 Prinsip Dasar Kecerdasan Emosional Meraih Sukses (Bandung: Kaifa, 2003).
Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2005. (Jakarta: Transmedia Pustaka, 2008).
