Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran yang kurang berdaya hasil karena kesadaran diri siswa untuk mengikuti pembelajaran rendah. Hal ini ditandai dengan kurangnya ketercapaian tujuan pembelajaran dan masih adanya siswa yang tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dalam pembelajaran PAI. Kesadaran diri menjadi suatu hal yang sangat penting dalam kegiatan pembelajaran, namun selama ini kesadaran diri menjadi masalah utama bagi siswa.  Tujuan penelitian ini adalah terdeskripsikannya efektivitas pembelajaran PAI dengan menggunakan model pembelajaran kesadaran diri. Diharapkan akan adanya dampak positif penggunaan model tersebut dalam meningkatkan kesadaran diri siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik.  Metode ini dipilih karena tujuannya untuk mengumpulkan fakta dan data yang disertai penafsiran. Pengumpulan data primer dan skunder dilakukan dengan terjun ke lapangan secara langsung dengan menggunakan teknik kuesioner, wawancara dan observasi. Teknik validasi data dilakukan dengan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran pelatihan kesadaran diri siswa berdampak positif tehadap efektivitas pembelajaran PAI. Hal ini terjadi karena guru melakukan pemilihan materi ajar yang substantif, metode yang tepat, dan media pembelajaran yang fungsional.


Kata Kunci: Efektivitas Pembelajaran PAI, Model Pembelajaran Pelatihan Kesadaran Diri

Kata Kunci

Efektivitas Pembelajaran PAI, Model Pembelajaran Pelatihan Kesadaran Diri

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Efektivitas Pembelajaran PAI Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Pelatihan Kesadaran Diri Siswa. (2023). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 203-210. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.541

Cara Mengutip

Efektivitas Pembelajaran PAI Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Pelatihan Kesadaran Diri Siswa. (2023). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 203-210. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.541

Referensi

  1. Goleman, Daniel, Kecerdasan Emosi Untuk Mencapai Puncak Prestasi (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1999).
  2. Malikah, “Kesadaran Diri Proses Pembentukan Karakter Islam”, Volume. 13 Nomor 1. Jurnal, Gorontalo: Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo, 2013).
  3. M. Khamdan Kharis, “Pengaruh Dzikir Iklil Terhadap Kesadaran Diri Masyarakat Nelayan Jama‟ah Al-Khidmah Desa Morodemak Kecamatan Bonang Kabupaten Demak” (Skripsi, Semarang: Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Walisongo, 2014).
  4. Mussen, Paul Henry, dkk., Perkembangan dan Kepribadian Anak (Jakarta: Erlangga, 1984).
  5. Tasmara, K.H. Toto, Kecerdasan Ruhaniah (Transcendetal Intelligence) (Depok: Gema Insani 2001).
  6. Shelley E. Taylor, Letitia Anne Peplau, David O. Sears, Psikologi Sosial, Edisi Kedua Belas (Jakarta: Kencana, 2009).
  7. Stein, Steven J. and Book, Howard E, Ledakan EQ: 15 Prinsip Dasar Kecerdasan Emosional Meraih Sukses (Bandung: Kaifa, 2003).
  8. Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2005. (Jakarta: Transmedia Pustaka, 2008).