Isi Artikel Utama

Abstrak

Keaktifan siswa selama proses belajar mengajar merupakan salah satu indikator adanya keinginan atau motivasi siswa untuk belajar. Siswa dikatakan memiliki keaktifan apabila ditemukan ciri-ciri perilaku seperti sering bertanya kepada guru atau siswa lain, mau mengerjakan tugas yang diberikan guru, mampu menjawab pertanyaan, sering diberi tugas belajar, dan lain sebagainya. Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran akan menyebabkan interaksi yang tinggi antara guru dengan siswa ataupun dengan siswa itu sendiri, namun pada kenyataannya keaktifan siswa belum diterapkan secara optimal. Maka dari itu model pembelajaran non direktif adalah salah satu opsi untuk menciptakan suasana yang segar dan kondusif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskrifsikan pengaruh penerapan model pembelajaran non direktif terhadap keaktifan belajar peserta didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas IX di SMP Persada Cilawu. Adapun jenis metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif Asosiatif yaitu melakukan penelitian dengan cara terjun langsung ke lapangan atau lokasi penelitian untuk mengamati fenomena yang sedang terjadi dan bersifat faktual. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa Keaktifan Belajar dan Model Pembelajaran Non Direktif mendapat kriteria penilaian yang baik. Hasil penelitian, menunjukan adanya pengaruh penerapan model pembelajaran non-direktif terhadap keaktifan belajar peserta didik sebesar 7,2% dilihat dari tabel interpretasi model summary berada diantara nilai 0,00 sampai dengan 0,1999, sehingga diketahui bahwa pengaruhnya sangat rendah meskipun tergolong ”sangat rendah” tingkat pengaruhnya, namun tidak bisa diabaikan,karena Model Non Direktif merupakan faktor eksternal yang bisa berpengaruh terhadap keaktifan belajar peserta didik dan 92,8% sisanya dipengaruhi faktor lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.


Kata kunci : Model Pembelajaran, Non Direktif, Keaktifan Belajar, Pendidikan Agama Islam

Kata Kunci

Model Pembelajaran, Non Direktif, Keaktifan Belajar, Pendidikan Agama Islam Islamic Religious Education Non-Directive Student Engagement Teaching Model

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Salamudin, C., & Nurzakiyah, N. (2023). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Non Direktif Terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam . Masagi, 2(1), 129–137. Diambil dari https://journal.stai-musaddadiyah.ac.id/index.php/jm/article/view/505

Referensi

  1. A Rosmiaty Azis, Ilmu Pendidikan Agama Islam (Yogyakarta: Sibuku, 2016)
  2. ———, Ilmu Pendidikan Islam (Yogyakarta: Sibuku, 2016)
  3. Afandi, Muslim, ‘Konseling Non-Direktif ( Usaha Menumbuhkan Sikap Optiminisme Dalam Diri Klien ) Mus / in Afandi Jl’, December 2007, 2018
  4. Ainur Rasyid, M, Hadits-Hadits Tarbawi Teori Dan Praktik Pendidikan Sesuai Hadits Nabi Muhammad SAW (Jl. Wonosari, Baturetno Banguntapan Yogyakarta: Diva Press, 2017)
  5. ‘AL-Qur’an Kemenag’, "An-Nahl "125, 16
  6. Al-Syaibani, Falsafah Al-Tarbiyah Al-Islamiyah, Alih Bahasa :Hasan Langgulung,
  7. Falsafah Pendidikan Islam (Jakarta: Bulan Bintang, 1979)
  8. Anna Revi Nurutami, ‘Upaya Meningkatkan Karakter Dan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stary (TS-TS)’, 2015
  9. Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif,Kualitatif Dan R&D (Bandung. Alfabet, CV, 2017)
  10. Suharsimi Arikanto, Prosedur Penelitian (Suatu Penelitian Dan Praktik, 2013)
  11. Sulistyawati, Wahyudi, and Sabekti Trinuryono, ‘Analisis (Deskriptif Kuantitatif) Motivasi Belajar Siswa Dengan Model Blended Learning Di Masa Pandemi Covid19’, Kadikma, 13, No. 1 (2022), 68–73