Isi Artikel Utama

Abstrak

Al-Qur’an secara implisit memuat kisah-kisah yang berhubungan dengan unsur pendidikan, terkhusus interaksi edukatif yang terjadi pada kisah Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s dalam surah Ash-Shaffat ayat 102. Terdapat hikmah yang bisa diambil dan menjadi pelajaran bagi pelaku pendidikan dalam menjalin interaksi edukatif antara pendidik dengan peserta didik. Suatu hubungan interaksi dapat dikatakan berkaitan dengan pendidikan apabila dalam proses interaksi tersebut terdapat; tujuan pendidikan, pendidik, anak didik, materi dan metode. Tujuan penelitian ini adalah untuk; (1) Mengetahui interaksi edukatif menurut ilmu pendidikan Islam; (2) Mengetahui interaksi edukatif antara pendidik dan peserta didik dalam Al-Qur’an Surat Ash-Shaffat ayat 102; (3) Mengetahui implikasi dari kandungan surat Ash-Shaffat ayat 102 terhadap interaksi edukatif antara pendidik dan peserta didik. Penelitian ini bersifat kualitatif dan menggunakan kajian kepustakaan (library research) dengan metode penelitian tematik (Maudu’iy), sumber data primer yaitu Al-Qur’an surat Ash-Shaffat ayat 102. Adapun sumber data sekunder berupa kitab-kitab Tafsir mengenai ayat tersebut, buku-buku, jurnal ilmiah serta artikel-artikel terkait dengan penelitian ini. Data-data tersebut kemudian dilakukan analisis data dengan mengunakan metode content analysis (analisis isi). Hasil penelitian ini menunjukkan interaksi edukatif menurut surat Ash-Shaffat ayat 102 diperoleh nilai edukatif tentang sikap demokratis Nabi ibrahim, metode dialogis demokratis, kepatuhan Ismail terhadap ayahnya sebagai pendidik dan ketaatan kepada perintah Allah Swt. Sedangkan implikasinya terdapat pada komponen atau aspek pembentuk interaksi edukatif dari kisah surat Ash-Shaffat ayat 102 dan terdapat hikmah tentang bagaimana agar interaksi edukatif antara prendidik dan peserta didik tersebut dapat berjalan sesuai dengan tuntunan dalam Al-Qur’an surat Ash-Shaffat ayat 102.






Kata Kunci :




Ash-Shaffat ayat 102, Ilmu Pendidikan Islam, interaksi edukatif






 

Kata Kunci

Ash-Shaffat ayat 102 Ilmu Pendidikan Islaminteraksi edukatif

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Implikasi Al-Qur’an Surat Ash-Shaffat Ayat 102 Terhadap Interaksi Edukatif Antara Pendidik Dan Peserta Didik (Kajian Ilmu Pendidikan Islam). (2022). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 266-275. https://doi.org/10.37968/masagi.v1i1.289

Cara Mengutip

Implikasi Al-Qur’an Surat Ash-Shaffat Ayat 102 Terhadap Interaksi Edukatif Antara Pendidik Dan Peserta Didik (Kajian Ilmu Pendidikan Islam). (2022). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 266-275. https://doi.org/10.37968/masagi.v1i1.289

Referensi

  1. Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  2. Al-Maraghi., 143-144.
  3. Armai Arief, Pengantar Ilmu Dan Metodologi Pendidikan Islam,(Jakarta; Ciputat Press,2012), hlm 5
  4. D. Marimba, Ahmad. 2002. Pengantar Ilmu Pendidikan Islam. Bandung: Al-Ma’arif.
  5. Djamarah, Syaiful Bahri, Drs.2014. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta : PT. Rineka Cipta
  6. Syaiful Bahri Djamarah, Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif Suatu Pendekatan Teoritis Psikologis, (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2010), 10.
  7. Hasan Langgulung, Pendidikan Islam Dalam Abad 21 , PT PustakaAl-Husna Baru, Jakarta 2003 hal 70.
  8. Miftahul Huda, interaksi pendidikan 10 cara Qur’an mendidik anak· (Malang: UIN Malang Press, 2008), 1.
  9. Salahudin Sanusi, 2004. Pembahasan Sekitar Prinsip-Prinsip Dakwah Islam. Semarang: Ramadhoni.
  10. Sardiman A.M2007. Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta:PT Raja Grafindo Persada. Shihab, Tafsir al-Mishbah, 62-63.
  11. Shihab, Tafsir al-Mishbah, 62-63.
  12. Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif Dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2014), p. 1..
  13. Syaiful Bahri Djamarah, Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif Suatu Pendekatan Teoritis Psikologis, (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2010), 10.
  14. Tafsir, Ahmad. 1992;2000;2006;2008;2010. Ilmu Pendidikan Dalam Perspektif Islam. Bnadung: Remaja Rosda Karya.
  15. UU RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1.
  16. Zuhairini, dkk. 2008. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.