Isi Artikel Utama
Abstrak
Kepercayaan diri penting untuk dimiliki oleh setiap siswa, namun pada saat ini kepercayaan diri siswa masih menjadi masalah yang harus diselesaikan. Hal ini dapat dilihat dari siswa yang belum yakin atas kemampuan diri sendiri, belum optimis, belum objektif, belum bisa bertanggung jawab dan belum memiliki pikiran yang rasional serta memiliki pikiran yang realistis sehingga siswa tidak dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya. Oleh karena itu kegiatan kuliah tujuh menit (kultum) merupakan salah satu upaya tepat untuk memecahkan permasalah kepercayaan diri siswa. Tujuan penelitian ini adalah terdeskripsinya efektivitas kegiatan kultum dalam membentuk kepercayaan diri siswa kelas V di SDIT Assalam Garut Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data melalui observasi, studi dokumentasi dan angket. Sampel penelitian ini adalah siswa/i kelas V SDIT Assalam Garut Kota yang berjumlah 28 orang. Pengolahan data dalam penelitian melalui analisis data statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kegiatan kuliah tujuh menit (kultum) memiliki nilai rata-rata sebesar 3,57 dengan demikian rata-rata tersebut berada pada daerah interval 3,01-4,00 termasuk dalam kategori “Baik”, hal ini menunjukkan bahwa efektivitas kegiatan kultum telah berjalan dengan baik, sedangkan membentuk kepercayaan diri siswa memiliki rata-rata sebesar 4,32 dengan demikian nilai rata-rata tersebut berada pada daerah interval 4,01-5,00 termasuk dalam kategori “Sangat Baik”, hal ini menunjukkan bahwa pembentukkan kepercayaan diri siswa meningkat setelah kegiatan kultum dilaksanakan dengan efektif. Berdasarkan uji statistik “ada korelasi yang signifikan” antara mengikuti kegiatan kultum dengan dalam membentuk kepercayaan diri siswa sebesar 34,3%, sedangkan variabel lain yang tidak diteliti dan efektif dalam membentuk kepercayaan diri siswa sebesar 65,7%.
Kata Kunci : Efektivitas, Kegiatan kultum, Kepercayaan diri
Kata Kunci
Rincian Artikel
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal MASAGI

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskahnya di Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Masagi oleh LP2M STAI Al Musaddadiyah Garut berlisensi di bawah Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis mengetahui bahwa Jurnal Masagi berhak menerbitkan untuk pertama kalinya dengan Lisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis dapat memasukkan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif naskah yang telah diterbitkan di jurnal ini ke dalam versi lain (misalnya dikirim ke tempat penyimpanan institusi penulis, penerbitan dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah tersebut telah diterbitkan atau pertama kali di Jurnal Masagi
Cara Mengutip
Referensi
- Abdullah, M. (2011). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Aswaja Pressindo.
- Ali Aziz, M. (2011). Ilmu dakwah. Kencana.
- Hawa, S., Syarifah, & Muhammad. (2021). Pembinaan Akhlak Peserta Didik Melalui Kegiatan Kultum (Kuliah Tujuh Menit) di SD Negeri 17 Pangkalpinang Developing Moral of Students Through Kultum Activity (Seven Minutes Lectures) at SD Negeri 17 Pangkalpinang. Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 4(2), 75–90.
- Kartini, K. (2000). Psikologi Anak. Mandar Maju.
- Mustafa, B. (2012). Kumpulan Kultum Paling Menggugah Sepanjang Masa. Pustaka Pelajar.
- Ni Wayan, B. (2007). Efektivitas Program Penanggulangan Pengangguran Karang Taruna “Eka Trauna Bakti” Desa Sumerta Kelod Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar. Jurnal Ekonomi Sosial, 2(1).
- Norton, R. (2014). Kekuatan Dalam Melalui Hal Bodoh. Gramedia Pustaka Utama.
- Poerwodarminoto. (1997). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.
- Risnawati, M. N. G. dan R. (2011). Teori-Teori Psikologi. Ar-Ruzz Media.
- Rosalina, I. (2012). Efektivitas Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan Pada Kelompok Pinjaman Bergulir Di Desa Mantren Kec. Karangrejo Kabupaten Madetaan. 01(01), 0–216.
- Sugiyono. (2009). Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
- Wahyuni, S., Psikologi, P. S., & Samarinda, U. M. (2013). Hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa psikologi. 1(4), 220–227.
Referensi
Abdullah, M. (2011). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Aswaja Pressindo.
Ali Aziz, M. (2011). Ilmu dakwah. Kencana.
Hawa, S., Syarifah, & Muhammad. (2021). Pembinaan Akhlak Peserta Didik Melalui Kegiatan Kultum (Kuliah Tujuh Menit) di SD Negeri 17 Pangkalpinang Developing Moral of Students Through Kultum Activity (Seven Minutes Lectures) at SD Negeri 17 Pangkalpinang. Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 4(2), 75–90.
Kartini, K. (2000). Psikologi Anak. Mandar Maju.
Mustafa, B. (2012). Kumpulan Kultum Paling Menggugah Sepanjang Masa. Pustaka Pelajar.
Ni Wayan, B. (2007). Efektivitas Program Penanggulangan Pengangguran Karang Taruna “Eka Trauna Bakti” Desa Sumerta Kelod Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar. Jurnal Ekonomi Sosial, 2(1).
Norton, R. (2014). Kekuatan Dalam Melalui Hal Bodoh. Gramedia Pustaka Utama.
Poerwodarminoto. (1997). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.
Risnawati, M. N. G. dan R. (2011). Teori-Teori Psikologi. Ar-Ruzz Media.
Rosalina, I. (2012). Efektivitas Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan Pada Kelompok Pinjaman Bergulir Di Desa Mantren Kec. Karangrejo Kabupaten Madetaan. 01(01), 0–216.
Sugiyono. (2009). Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Wahyuni, S., Psikologi, P. S., & Samarinda, U. M. (2013). Hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa psikologi. 1(4), 220–227.
