Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi peneliti yaitu adaguru yang mengalami permasalahan dalam kompetensi profesionalnya yaitu dari kecakapan dalam mengoperasikan teknologi sebagai media pembelajaran, sehingga diperlukan pengembangan terhadap kemampuan guru tersebut dengan penggunaan Google Meet sebagai solusi untuk meningkatkan kemampuan dalalm memenuhi standar kompetensi guru profesional. Tujuan daripada penelitian ini adalah 1).Mengetahui kompetensi Profesional Guru PAI di SMPN 2 Garut. 2) Mengetahui Penggunaan Media Pembelajaran Digital Google Meet di SMPN 2 Garut. 3) Mengetahui Implikasi Media Pembelajaran Digital Google Meet Terhadap  Kompetensi Profesionalisme Guru di SMPN 2 Garut.Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif lapangan,. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber primer ; hasil wawancara terhadap guru  PAI kelas SMPN 2 Garut dan sumber sekunder ; buku-buku atau bacaan lainnya yang berhubungan dengan penelitian ini. Adapun teknik pengumpulan data terdiri terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis versi Miles dan Huberman terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan media pembelajaran digital Google Meet memiliki dampak terhadap kompetensi profesional guru. Karena seorang guru yang mampu menggunakan teknologi akan memenuhi standarnya sebagai guru yang profesional. Demikian temuan yang diperoleh dari penelitian ini.


Kata Kunci : media pembelajaran digital andGoogle Meet, kompetensi profesional guru

Kata Kunci

kompetensi profesional gurumedia pembelajaran digital and Google Meet

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Implikasi Media Pembelajaran Digital Google Meet Terhadap Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Islam (Studi Di SMPN 2 Garut). (2022). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 94-102. https://doi.org/10.37968/masagi.v1i2.274

Cara Mengutip

Implikasi Media Pembelajaran Digital Google Meet Terhadap Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Agama Islam (Studi Di SMPN 2 Garut). (2022). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 94-102. https://doi.org/10.37968/masagi.v1i2.274

Referensi

  1. Agus Prayitno. (2020). Kompetensi Profesional Guru MA An-Nur Setupatok.
  2. Ahmad Tafsir. (2011). Ilmu Pendidikan Islam dalam Perspektif Islam,. PT Remaja Rosda Karya,.
  3. Eliterius Sennen. (2017). Problematika Kompetensi Dan Profesionalisme Guru.
  4. Farida Nugrahani. (2014). ,Metode Penelitian Kulitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Book.
  5. Hamdan Husein Batubara. (2021). Media Pembelajaran Digital. PT Remaja Rosdakarya.
  6. Mulyasa E. (2007). Manajemen dan kepemimpinan Kepala Sekolah Profesional,. Remaja Rosdakrya.
  7. Permendiknas RI No. 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. (n.d.).
  8. Rina Febriana. (2019). Kompetensi Guru, cet 1. Sinar Grafika Offset.
  9. Sahid Zuhdi Adz Dzaky. (2020). Analisis Kompetensi Guru Dalam Penguasaan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Pada Pembelajaran Di Sekolah Dasar.
  10. Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  11. Suharjiyanto. (2012). Efektivitas Media Pembelajaran Digital Pada Mata Pelajaran Kekuatan Bahan Dan Komponen Mesin Materi Roda Gigi Di SMK Muhammadiyah 1 Bantul. Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri.
  12. Syah Muhibbin. (2000). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Remaja Rosdakarya,.
  13. Vince Mutiara Rumata. (2017). , Analisis Isi Kualitatif Twitter.Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan,.