Isi Artikel Utama
Abstrak
Dalam agama Islam, Rasulullah saw merupakan teladan yang paling utama dalam kehidupan beragama, beliau memiliki toleransi yang sangat tinggi terhadap orang orang yang bersebrangan dan berbeda secara keyakinan. Penelitian ini didasari dengan kurangnya kesadaran tentang perilaku intoleran terhadap Perbedaaan keyakinan yang menyebabkan diskrimansi dan perilaku radilakisme di Indonesia. Maka penetili mencoba menawarkan pemahaman Ilmu Pendidikan Islam dalam Q.S Al-Mumtahanah ayat 7-9 tentang toleransi. Tujuan penelitian ini Untuk mendeskripsikan, (1) Nilai Edukatif Q.S Al-Mumtahanah Ayat 7-9 tentang Toleransi, dan (2) Nilai Edukatif yang terdapat di dalam Q.S Al-Mumtahanah Ayat 7-9 Tentang Toleransi berdasarkan Kajian Ilmu Pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian artikel ini adalah deskriptif analisis dengan jenis penelitian studi kepustakaan (liberary research), adapun teknik penelitian yang digunakan adalah analisis isi (konten analisis) dengan sumber data primer Al-qur’an dan sukunder buku, jurnal, dan tafsir. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat dua aspek nilai edukatif tentang toleransi dalam Q.S Al-Mumtahanah yaitu rasa kasih sayang antara muslim dan non muslim, berbuat baik dan berlaku adil antara umat muslim dan non-muslim.
Kata kunci
: Nilai Edukatif, Toleransi, Ilmu Pendidikan Islam
Kata Kunci
Rincian Artikel
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal MASAGI

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskahnya di Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Masagi oleh LP2M STAI Al Musaddadiyah Garut berlisensi di bawah Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis mengetahui bahwa Jurnal Masagi berhak menerbitkan untuk pertama kalinya dengan Lisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis dapat memasukkan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif naskah yang telah diterbitkan di jurnal ini ke dalam versi lain (misalnya dikirim ke tempat penyimpanan institusi penulis, penerbitan dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah tersebut telah diterbitkan atau pertama kali di Jurnal Masagi
Cara Mengutip
Referensi
- Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
- AtikCaturBudiati. (2009). SosiologiKontekstualUntuk SMA & MA. PusatPerbukuanDepartemenPendidikanNasional.
- Bagir, H. (2015). Risalah Cinta dan Kebahagiaan. Noura Books.
- Jalaludin, R. (1999). Metode Penelitian Komunikasi. Rosdakarya.
- Moleong, L. J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.
- Morissan. (2012). Metode Penelitian Survei. Kencana.
- Soejono. (1999). Metode Penelitian Suatu Pemikiran dan Penerapan. Rineka Cipta.
- Sugiono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
- Usman, H. & P. S. A. (2009). Metodologi Penelitian Sosial. PT Bumi Aksara.
- Ahmad Izzan, Tafsir Pendidikan Konsep Pendidikan Berbasis Al Qur’an (Bandung: Humaniora, 2015)
Referensi
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
AtikCaturBudiati. (2009). SosiologiKontekstualUntuk SMA & MA. PusatPerbukuanDepartemenPendidikanNasional.
Bagir, H. (2015). Risalah Cinta dan Kebahagiaan. Noura Books.
Jalaludin, R. (1999). Metode Penelitian Komunikasi. Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.
Morissan. (2012). Metode Penelitian Survei. Kencana.
Soejono. (1999). Metode Penelitian Suatu Pemikiran dan Penerapan. Rineka Cipta.
Sugiono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Usman, H. & P. S. A. (2009). Metodologi Penelitian Sosial. PT Bumi Aksara.
Ahmad Izzan, Tafsir Pendidikan Konsep Pendidikan Berbasis Al Qur’an (Bandung: Humaniora, 2015)
