Isi Artikel Utama
Abstrak
Kecerdasan Interpersonal merupakan kemampuan dan keterampilan seseorang untuk menciptakan, membangun, mempertahankan relasi sosialnya. Selama ini kecerdasan interpersonal siswa dalam mata pelajaran PAI belum berkembang dengan baik, sehingga masih ada siswa yang kurang dalam rasa saling menghargai pendapat antar siswa dalam proses pembelajaran; siswa masih pasif; tidak berani mengungkakan pendapat di hadapan orang lain; malu; lebih menonjolnya siswa pandai pada saat proses pembelajaran; kurangnya kerjasama antar peserta kelompok; dan kurangnya stimulus kepada siswa untuk berani berpendapat. Model pembelajaran kooperatif tipe group investigation merupakan model pembelajaran yang melibatkan siswa dalam keseluruhan pembelajaran. Sehingga model pembelajaran kooperatif tipe group investigation bisa membuat kecerdasan interpersonal siswa berkembang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan: (1) profil kecerdasan interpersonal siswa dalam pembelajaran pendidikan agama islam, (2) penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation dalam mata pelajaran PAI di kelas XI SMAS Asshiddiqiyah, (3) pengaruh model pembelajaran kooperartif tipe group investigation terhadap kecerdasan interpersonal siswa dalam mata pelajaran PAI di kelas XI SMAS Asshiddiqiyah. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif korelatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, kuesioner yang disebarkan kepada 23 responden, wawancara, dan studi dokumentasi. Sedangkan pengolahan data dilakukan melalui analisis data statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe group investigation sebesar 4,30 dengan demikian rata-rata tersebut berada pada daerah interval 4,01-5,00, termasuk dalam kategori sangat baik. Sedangkan peningkatan kecerdasan interpersonal siswa dalam mata pelajaran PAI memiliki rata-rata sebesar 4,14 dan 4,30 dengan demikian nilai rata-rat tersebut pada daerah interval 4,01-5,00, termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan uji statistik terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation sebesar 65,61% terhadap kecerdasan interpersonal siswa sesuai dengan fungsi dan tujuan dari Pendidikan Agama Islam itu sendiri dan 34,39% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Kata Kunci:Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation, Kecerdasan Interpersonal, Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Kata Kunci
Rincian Artikel
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal MASAGI

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskahnya di Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Masagi oleh LP2M STAI Al Musaddadiyah Garut berlisensi di bawah Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis mengetahui bahwa Jurnal Masagi berhak menerbitkan untuk pertama kalinya dengan Lisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis dapat memasukkan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif naskah yang telah diterbitkan di jurnal ini ke dalam versi lain (misalnya dikirim ke tempat penyimpanan institusi penulis, penerbitan dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah tersebut telah diterbitkan atau pertama kali di Jurnal Masagi
Cara Mengutip
Referensi
- Hanna, S. (2019). Model-Model Pembelajaran dan Pemerolehan Bahasa Kedua/Asing. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 5(3), 1–26.
- M.Nur, G., & Rini Risnawita, S. (2013). Gaya Belajar Kajian Teoritis. Pustaka Belajar.
- Safaria, T. (2005). Interpersonal Intelligence: Metode Pengembangan Kecerdasan Interpersonal Anak. Amara Books.
- Sahidun, N. (2018). Peningkatan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional. Journal of Early Childhood Care & Education, 1(1), 13.
- Slavin, & Robert, E. (2009). Cooperative Learning Teori, Riset, dan Praktik. Nusa Media.
- Sugiyono. (2012). Statistik untuk Penelitian. Edisi Revisi. Alfabeta.
- Triantoro, S. (2005). Interpersonal Intlligence:Metode Pengembangan Kecerdasan Interpersonal Anak. Amara Books.
- Yaumi, M. (2012). Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences. Dian Rakyat.
- Yusniati, H., & Yusuf, M. (2016). PENERAPA MODEL PEMBELAJARA KOOPERATIF TIPE GROUP I VESTIGATIO U TUK ME I GKATKA HASIL BELAJAR FISIKA HUKUM EWTO TE TA G GRAVITASI PADA SISWA KELAS X1 IPA 1 SMA EGERI 7 KUPA G PE DAHULUA Setelah melakukan observasi di kelas , dan melakukan wawancara dengan. 1–13.
- Zuhairin. (2004). Metodelogi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. UIN Press
Referensi
Hanna, S. (2019). Model-Model Pembelajaran dan Pemerolehan Bahasa Kedua/Asing. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 5(3), 1–26.
M.Nur, G., & Rini Risnawita, S. (2013). Gaya Belajar Kajian Teoritis. Pustaka Belajar.
Safaria, T. (2005). Interpersonal Intelligence: Metode Pengembangan Kecerdasan Interpersonal Anak. Amara Books.
Sahidun, N. (2018). Peningkatan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional. Journal of Early Childhood Care & Education, 1(1), 13.
Slavin, & Robert, E. (2009). Cooperative Learning Teori, Riset, dan Praktik. Nusa Media.
Sugiyono. (2012). Statistik untuk Penelitian. Edisi Revisi. Alfabeta.
Triantoro, S. (2005). Interpersonal Intlligence:Metode Pengembangan Kecerdasan Interpersonal Anak. Amara Books.
Yaumi, M. (2012). Pembelajaran Berbasis Multiple Intelligences. Dian Rakyat.
Yusniati, H., & Yusuf, M. (2016). PENERAPA MODEL PEMBELAJARA KOOPERATIF TIPE GROUP I VESTIGATIO U TUK ME I GKATKA HASIL BELAJAR FISIKA HUKUM EWTO TE TA G GRAVITASI PADA SISWA KELAS X1 IPA 1 SMA EGERI 7 KUPA G PE DAHULUA Setelah melakukan observasi di kelas , dan melakukan wawancara dengan. 1–13.
Zuhairin. (2004). Metodelogi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. UIN Press
