Isi Artikel Utama
Abstrak
Muslim di Indonesia merupakan salah satu masyarakat Islam terbesar di dunia sehingga dapat dijadikan sebagai contoh konkrit bagaimana masyarakatnya menjalankan syari’at Islam yang berlatar belakang pluralisme kebudayaan, sehingga hal ini akan mempengaruhi pola aplikasi dalam pemahaman ajaran Islam. dimana banyak masyarakat muslim yang masih tetap melakukan hal-hal yang bersifat ritualist, dan salah satu yang masih nyata tersebut yaitu peringatan rebokasan, Rebokasan merupakan fenomena yang terjadi di masyarakat karena faktor akulturasi budaya Jawa dengan Islam secara intensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1). Mengetahui Makna Ilmu Pendidikan Islam. (2). Mengetahui Nilai-Nilai Edukatif dari Peringatan Rebokasan. (3). Mengetahui Nilai-Nilai Edukatif dari Peringatan Rebokasan menurut Kajian Ilmu Pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan jenis library research (kepustakaan) dengan metode deskriptif analitis, sedangkan sumber penelitian ini menggunakan sumber primer (Al-Qur’an dan Hadits) dan sumber sekunder (buku-buku yang mendukung penelitian ini. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik analisis kualitatif dan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan Kajian Ilmu Pendidkan Islam. Hasil dari penelitian ini adalah ; Nilai-nilai edukatif dari peringatan rebokasan memiliki empat nilai yang terkandung didalamnya yaitu: Pertama, Nilai Penguatan Aqidah yang dalam peringatan rebokasan itu sendiri umat manusia atau masyarakat melakukan berdo’a, Kedua, Nilai Kepedulian Sosial yang dilakukan oleh masyarakat dengan membagikan makanan. Ketiga, Nilai Kepedulian Silaturahmi yang diaplikasikan dengan cara masyarakat pergi ke mesjid untuk melakukan perayaan rebokan. Keempat, Nilai Budaya Gotong royong, yang lakukan oleh masyarakat dengan bergotong royong menyiapkan makanan pokok dan pendamping untuk bersedekah.
Kata kunci: Ilmu Pendidikan Islam, Nilai-Nilai Edukatif, Rebokasan
Kata Kunci
Rincian Artikel
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal MASAGI

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskahnya di Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Masagi oleh LP2M STAI Al Musaddadiyah Garut berlisensi di bawah Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis mengetahui bahwa Jurnal Masagi berhak menerbitkan untuk pertama kalinya dengan Lisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis dapat memasukkan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif naskah yang telah diterbitkan di jurnal ini ke dalam versi lain (misalnya dikirim ke tempat penyimpanan institusi penulis, penerbitan dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah tersebut telah diterbitkan atau pertama kali di Jurnal Masagi
Cara Mengutip
Referensi
- Ahmad izzan, S. (2015). Tafsir Pendidikan Konsep Pendidikan Berbasis Al-Qur’an. Humaniora.
- Al-Marbawi, I. (1987). Kamus Bahasa Arab Idris Marbawi. Thoha Putra.
- Chabib Thoha. (1996). Kapita Selekta Pendidikan Islam. Pustaka Pelajar.
- Dadan Iskandar. (2004). Identitas budaya dalam Komunikasi Antar-Budaya. Masyarakat Dan Budaya, 6.
- Hidayat, R. (2016). Ilmu Pendidikan Islam. Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan.
- Ismawati. (2011). Perencanaan Pengajaran Bahasa. Yuma Perkasa.
- John Dewey. (1964). Democrazy and Education. The Mac Milan Company.
- Muslim Nurdin, dkk. (1995). Moral dan Kognisi Islam. Alfabeta.
- Ramayulis. (2013). Ilmu Pendidikan Islam. Kalam Mulia.
- Robetson, R. (1993). Agama: Dalam Analisa dan Interpretasi Sosiologis. PT. Raja Grafindo Persada.
- Sayogya dan Pujiwati. (1983). Sosiologi Pedesaan. Gajah Mada University Press.
- Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
- Supanto, D. (1995). Upacara Tradisional Sekanten Daerah Istimewa Yogyakarta.
- Tim Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. (2018). Ensiklopedi Islam Nusantara Edisi Budaya. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
Referensi
Ahmad izzan, S. (2015). Tafsir Pendidikan Konsep Pendidikan Berbasis Al-Qur’an. Humaniora.
Al-Marbawi, I. (1987). Kamus Bahasa Arab Idris Marbawi. Thoha Putra.
Chabib Thoha. (1996). Kapita Selekta Pendidikan Islam. Pustaka Pelajar.
Dadan Iskandar. (2004). Identitas budaya dalam Komunikasi Antar-Budaya. Masyarakat Dan Budaya, 6.
Hidayat, R. (2016). Ilmu Pendidikan Islam. Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan.
Ismawati. (2011). Perencanaan Pengajaran Bahasa. Yuma Perkasa.
John Dewey. (1964). Democrazy and Education. The Mac Milan Company.
Muslim Nurdin, dkk. (1995). Moral dan Kognisi Islam. Alfabeta.
Ramayulis. (2013). Ilmu Pendidikan Islam. Kalam Mulia.
Robetson, R. (1993). Agama: Dalam Analisa dan Interpretasi Sosiologis. PT. Raja Grafindo Persada.
Sayogya dan Pujiwati. (1983). Sosiologi Pedesaan. Gajah Mada University Press.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Supanto, D. (1995). Upacara Tradisional Sekanten Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tim Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. (2018). Ensiklopedi Islam Nusantara Edisi Budaya. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
