Isi Artikel Utama

Abstrak

Toleransi bagi remaja dalam suatu masyarakat multikultural adalah sebuah keniscayaan, dimana dewasa ini setiap remaja harus memiliki nilai-nilai toleransi khusus yang ada di lingkungan masyarakat multikultural. Dalam perspektif Ilmu Pendidikan Islam, toleransi mempunyai muatan tersendiri demikian pula dengan masalah multikultural yang dalam sejarah Islam telah dilaksanakan pada zaman Rasullah SAW. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan; 1) profil masyarakat multikultural di RW 04 Kelurahan Ciwalen Garut; 2) sikap dan praktek penanaman nilai toleransi pada remaja di lingkungan masyarakat multikultural RW 04 Kelurahan Ciwalen Garut; 3) praktek penanaman nilai toleransi bagi remaja di lingkungan masyarakat multikultural RW 04 Kelurahan Ciwalen Garut Perspektif Ilmu Pendidikan Islam. Penelitian ini mengungkap bagaimana fenomena atau praktek penanaman nilai toleransi bagi remaja di lingkungan masyarakat RW 04 Kelurahan Ciwalen Garut berserta sudut pandang dalam Ilmu Pendidikan Islam. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian terdiri dari sumber data primer; yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan sumber data sekunder; yakni buku-buku atau sumber lain terutama Kitab Al-Qur’an dan Al-Hadist yang berhubungan dengan penelitian ini. Pengolahan data pada penelitian ini dilakukan melalui prinsip analisis kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat proses praktek penanaman nilai toleransi pada remaja di lingkungan masyakat multikultural di RW 04 Kelurahan Ciwalen berjalan dengan penuh kedamaian, keselarasan, kebersahajaan, kerukunan, toleransi, dan berdampingan. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai toleransi dan warna kehidupan multikultural yang sesuai dengan Ilmu Pendidikan Islam.


   Kata Kunci: Nilai Toleransi bagi Remaja, Masyarakat Multikultural, Ilmu Pendidikan Islam

Kata Kunci

Ilmu Pendidikan IslamMasyarakat MultikulturalNilai Toleransi bagi Remaja

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Praktek Penanaman Nilai Toleransi Bagi Remaja Di Lingkungan Masyarakat Multikultural Rw 04 Kelurahan Ciwalen Garut Perspektif Ilmu Pendidikan Islam. (2022). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 75-85. https://doi.org/10.37968/masagi.v1i2.177

Cara Mengutip

Praktek Penanaman Nilai Toleransi Bagi Remaja Di Lingkungan Masyarakat Multikultural Rw 04 Kelurahan Ciwalen Garut Perspektif Ilmu Pendidikan Islam. (2022). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 75-85. https://doi.org/10.37968/masagi.v1i2.177

Referensi

  1. Abadi, F. (2008). al-Qāmus al-Mukhīth. Dar el-Hadits.
  2. Bakar, A. (2015). Konsep Toleransi dan Kebebasan Beragama. Toleransi: Media Komunikasi Umat Beragama, 7(2), 123.
  3. Drajat, Z. (1971). Membina Nilai-Nilai Moral Di Indonesia. Bulan Bintang.
  4. Hasyim, U. (1991). Toleransi dan Kemerdekaan Beragama dalam Islam sebagai Dasar Menuju Dialog Kerukunan Antar Agama. Bina Ilmu.
  5. ibn Asyur, T. (2005). Ushul an Nidzam al Ijtimai fi al Islam. Darus Salam.
  6. Jannah, M. (2016). Remaja dan Tugas-Tugas Perkembangannya Dalam Islam. Jurnal Psikoislamedia, 1(1), 250–252.
  7. Julaiha, S. (2014). INTERNALISASI MULTIKULTURALISME DALAM PENDIDIKAN ISLAM. Dinamika Ilmu, 14.
  8. Kartono, & Kartini. (1988). Psikologi Sosial 2 Kenakalan Remaja. Rajawali.
  9. Mu’jam Maqāyis al-Lughoh, I. F. (1981). Ibnu Faris, Mu’jam Maqāyis al-Lughoh, (Mesir: Maktabah al-Khanji, 1402H), jilid 3, hlm. 9911 Fairuz A. Maktabah al-Khanji.
  10. Muawanah. (2018). Pentingnya Pendidikan Untuk Tanamkan Sikap Toleran di Masyarakat. Jurnal Vijjacariya, 5.
  11. Muhandis Azzuhri. (2012). Konsep Multikulturalisme Dan Pluralisme Dalam Pendidikan Agama,. Jurnal Forum Tarbiyah, 10, 16.
  12. Nisvilyah, L. (2013). Toleransi Antar Umat Beragama Dalam Memperkokoh Persatuan Dan Kesatuan Bangsa (Studi Kasus Umat Islam Dan Kristen Dusun Segaran Kec. Dlanggu Kab. Mojokerto). Kajian Moral Dan Kewarganegaan, 2(1), 284.
  13. Nurul, I. (2018). Pengaruh Interaksi Sosial Siswa Muslim Dengan Non MuslimTerhadap Sikap Toleran Dalam Beragama Di Smp Negeri 2 Magelang. Skripsi, 30.
  14. Puteh, A. (2001). Perkembangan Dan Pembentukan Remaja Menurut Perspektif Islam. Kajian Malaysia, 19.
  15. Rustanto, B. (2015). Masyarakat Multikultur di Indonesia. PT. Remaja Rodaskarya.
  16. Sarwono. (2011). Psikologi Remaja. PT. Raja Grafindo.
  17. Suparlan, P. (2002). Menuju Masyarakat Indonesia yang Multikultural. Jurnal Antropologi Indonesia, 127.
  18. tharaba, fahmi. (2016). sosiologi agama. Madani.
  19. Tholkhah, I. (2011). Buku Pengayaan Guru PAI: Pendidikan Kewarganegaraan, Budaya dan Agama. Kementerian Agama RI.