Isi Artikel Utama
Abstrak
Minat belajar peserta didik terhadap mata pelajaran Fiqih, khususnya materi sujud sahwi, sujud syukur, dan sujud tilawah, masih tergolong rendah. Hasil angket pra-siklus menunjukkan capaian hanya 45,8% dari 39 responden. Hal ini diperlukan strategi pembelajaran yang dapat menciptakan suasana belajar interaktif dan menyenangkan. Salah satu alternatif yang digunakan adalah model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match, yang menggabungkan aktivitas belajar dengan permainan edukatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran kooperatif tipe make a match terhadap minat belajar peserta didik pada materi sujud syahwi, syukur dan tilawah pada mata pembelajaran fiqh Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase hasil angket, serta kualitatif melalui deskripsi hasil observasi dan refleksi tiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peserta didik terhadap model Make A Match Meningkat dari 45,8% pada pra-siklus, menjadi 52,4% pada siklus I, dan mencapai 76,8% pada siklus II. Dengan demikian, model Make A Match terbukti efektif meningkatkan minat peserta didik dalam pembelajaran Fiqih.
Kata Kunci: pembelajaran fikih, minat belajar, make a match
Kata Kunci
Rincian Artikel
Hak Cipta (c) 2026 MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskahnya di Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Masagi oleh LP2M STAI Al Musaddadiyah Garut berlisensi di bawah Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis mengetahui bahwa Jurnal Masagi berhak menerbitkan untuk pertama kalinya dengan Lisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis dapat memasukkan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif naskah yang telah diterbitkan di jurnal ini ke dalam versi lain (misalnya dikirim ke tempat penyimpanan institusi penulis, penerbitan dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah tersebut telah diterbitkan atau pertama kali di Jurnal Masagi
Cara Mengutip
Referensi
- Agus Suprijono. (2017). "Cooperative Learning Teori Dan Aplikasi PAIKEM”. Yogyakarta: Pustaka Belajar. 65.
- Ana, R. F. R. (2019). Implementasi Model Pembelajaran Make a Match Pada Mata Pelajaran Ips. Karya Ilmiah Dosen.
- Arikunto, S., & Suhardjono, S. (2021). Penelitian Tindakan Kelas: Penelitian Tindakan Kelas. Bumi Aksara, June 2023, 41–42.
- Az-Zuhaily, W. (1990). Ushul Fiqh al-Islamy (p. h. 29).
- Azuhra, W. (2024). Analisis Dampak Transisi Kurikulum 2013 Ke Kurikulum Merdeka Belajar dalam Mengembangkan Minat Belajar Siswa Kelas VII SMP IT Al-Kahfi Hinai. . . Jurnal Kajian Dan Riset Mahasiswa, 230-239.
- Basri, J., & Muharom, M. K. (n.d.). Upaya Guru PAIDalam Meningkatkan Kemampuan Psikomotorik Siswa ABKTunagrahita Melalui Model Contextual TeachingAnd Learning(CTL). 10.37968/Masagi.V1i1.281.
- Departemen Kebudayaan Republik Indonesia. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia (p. 5).
- Diknas. (2003). Departemen Pendidikan Nasional Tentang Undang-Undang SistemPendidikan Nasional.
- Faizah, N. U. R. (2010). Minat Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Siswa Kelas Viii Smp Al-Mubarak Pondok Aren – Tangerang Selatan Pada Siswa Kelas Viii Smp Al-Mubarak. SKRIPSI Diajukan, 14.
- Hafsah. (2016). Pembelajaran Fiqh. Citapustaka Media Perintis, 1–182.
- Ngatiman, N., & Ibrahim, R. (2018). Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Manarul Qur’an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 18(2), 213–228. https://doi.org/10.32699/mq.v18i2.949
- Rahim. (2014). Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Depok Rajagrafindo Persada.
- Raito, R., & Azhari, H. H. (2025). Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru Akidah Akhlak Terhadap Perilaku Peserta Didik. Masagi, 4(1), 9–15. https://doi.org/10.37968/masagi.v4i1.905
- Rohili, I., Ridwan, H., & Yuswara, I. (2023). Dasar-Dasar Pendidikan dalam Pemikiran Pendidikan Islam Abdurrahman An-Nahlawy. Jurnal Studi Islam MULTIDISIPLIN, 1(1), 1–13.
- Suriyati, S. (2020). Islam Dan Ilmu Pengetahuan. Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan, 8(2), 102–118. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v8i2.238
- Thabroni, G. (2022). Model Pembelajaran Make a Match & Langkah-langkahnya. Serupa.Id, 01(01), 52–59.
- Utomo, P., Asvio, N., & Prayogi, F. (2024). Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK): Panduan Praktis untuk Guru dan Mahasiswa di Institusi Pendidikan. Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 1(4), 19. https://doi.org/10.47134/ptk.v1i4.821
- Zaenal Tirmizi, A. (2020). Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Tgt (Team Games Tournament) Dalam Pembelajaran Fiqh Di Mts Darul Falah Bendiljati Kulon Sumbergempol Tulungagung. Jurnal Pendidikan Dasar, 48.
Referensi
Agus Suprijono. (2017). "Cooperative Learning Teori Dan Aplikasi PAIKEM”. Yogyakarta: Pustaka Belajar. 65.
Ana, R. F. R. (2019). Implementasi Model Pembelajaran Make a Match Pada Mata Pelajaran Ips. Karya Ilmiah Dosen.
Arikunto, S., & Suhardjono, S. (2021). Penelitian Tindakan Kelas: Penelitian Tindakan Kelas. Bumi Aksara, June 2023, 41–42.
Az-Zuhaily, W. (1990). Ushul Fiqh al-Islamy (p. h. 29).
Azuhra, W. (2024). Analisis Dampak Transisi Kurikulum 2013 Ke Kurikulum Merdeka Belajar dalam Mengembangkan Minat Belajar Siswa Kelas VII SMP IT Al-Kahfi Hinai. . . Jurnal Kajian Dan Riset Mahasiswa, 230-239.
Basri, J., & Muharom, M. K. (n.d.). Upaya Guru PAIDalam Meningkatkan Kemampuan Psikomotorik Siswa ABKTunagrahita Melalui Model Contextual TeachingAnd Learning(CTL). 10.37968/Masagi.V1i1.281.
Departemen Kebudayaan Republik Indonesia. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia (p. 5).
Diknas. (2003). Departemen Pendidikan Nasional Tentang Undang-Undang SistemPendidikan Nasional.
Faizah, N. U. R. (2010). Minat Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Siswa Kelas Viii Smp Al-Mubarak Pondok Aren – Tangerang Selatan Pada Siswa Kelas Viii Smp Al-Mubarak. SKRIPSI Diajukan, 14.
Hafsah. (2016). Pembelajaran Fiqh. Citapustaka Media Perintis, 1–182.
Ngatiman, N., & Ibrahim, R. (2018). Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Manarul Qur’an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 18(2), 213–228. https://doi.org/10.32699/mq.v18i2.949
Rahim. (2014). Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Depok Rajagrafindo Persada.
Raito, R., & Azhari, H. H. (2025). Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru Akidah Akhlak Terhadap Perilaku Peserta Didik. Masagi, 4(1), 9–15. https://doi.org/10.37968/masagi.v4i1.905
Rohili, I., Ridwan, H., & Yuswara, I. (2023). Dasar-Dasar Pendidikan dalam Pemikiran Pendidikan Islam Abdurrahman An-Nahlawy. Jurnal Studi Islam MULTIDISIPLIN, 1(1), 1–13.
Suriyati, S. (2020). Islam Dan Ilmu Pengetahuan. Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan, 8(2), 102–118. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v8i2.238
Thabroni, G. (2022). Model Pembelajaran Make a Match & Langkah-langkahnya. Serupa.Id, 01(01), 52–59.
Utomo, P., Asvio, N., & Prayogi, F. (2024). Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK): Panduan Praktis untuk Guru dan Mahasiswa di Institusi Pendidikan. Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia, 1(4), 19. https://doi.org/10.47134/ptk.v1i4.821
Zaenal Tirmizi, A. (2020). Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Tgt (Team Games Tournament) Dalam Pembelajaran Fiqh Di Mts Darul Falah Bendiljati Kulon Sumbergempol Tulungagung. Jurnal Pendidikan Dasar, 48.
