Isi Artikel Utama

Abstrak

Fenomena menurunnya akhlak peserta didik di SMPN menjadi persoalan serius. Perilaku menyimpang seperti kurangnya kepedulian sosial, rendahnya kedisiplinan, dan melemahnya sikap saling menghargai menunjukkan pentingnya pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1). Terdeskripsikannya internalisasi nilai kesholehan sosial melalui pembelajaraan PAI di SMPN 3 Bayongbong,(2) Terdeskripsikannya proses pembentukan akhlak mulia peserta didik di SMPN 3 Bayongbong (3).Terdeskripsikannya implikasi internalisasi nilai kesholehan sosial melalui proses pembelajaran PAI terhadap pembentukan akhlak mulia peserta didik di SMPN 3 Bayongbong.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang di gunakan adalah sumber primer observasi,wawancara,dan dokumentasi dan sumber sekunder referensi lain dari berbagai sumber yang dapat mendukung penelitian ini. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan menjaga keabsahan data melalui triangulasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai keshalehan sosial di SMPN 3 Bayongbong melalui pembelajaran PAI yang menekankan keteladanan guru, pembiasaan kegiatan keagamaan,serta kegiatan ekstrakurikuler religius. Implikasinya, peserta didik menunjukkan perubahan positif dalam aspek akhlak mulia, yang tercermin dalam meningkatnya sikap disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial dan sopan santun.


Kata Kunci: internalisasi, kesalehan sosial, pembelajaran pai, akhlak mulia, peserta didik

Kata Kunci

InternalizationSocial PietyNoble MoralsStudents

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Internalisasi Nilai Keshalehan Sosial Melalui Pembelajaraan PAI dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Akhlak Mulia Peserta Didik . (2025). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 158-164. https://doi.org/10.37968/masagi.v4i2.1602

Cara Mengutip

Internalisasi Nilai Keshalehan Sosial Melalui Pembelajaraan PAI dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Akhlak Mulia Peserta Didik . (2025). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 158-164. https://doi.org/10.37968/masagi.v4i2.1602

Referensi

  1. Abuddin, Akhlak Tasawuf…, cet IV, hlm. 154. (2014). akhlak tasawuf. Jurnal Pendidikan Islam.
  2. Ahmad Khomaini Syafeie, “Internalisasi Nilai-Nilai Iman Dan Taqwa Dalam Pembentukan Kepribadian Melalui Kegiatan Intrakurikuler,” Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam 5, no. 1 (27 Juni 2020), https://doi. org/10. 24235/tarbawi. v5i1. 6280. (n.d.). jurnal pendidikan islam.
  3. algazali. (2021). Dar al-Kutub al-Ilmiyyah. Pendidikan Ihyaulumudin.
  4. Amar, A. P., & Munkar, N. (n.d.). Amar Makruf Uinsuka(1) (1). 21–39.
  5. Anwar, K., & Sarjono, S. (2023). Strategi guru pendidikan agama Islam dalam membangun kesalehan sosial siswa SMA Negeri 3 Yogyakarta. Indonesian Journal of Educational Management and Leadership, 1(2), 168–183. https://doi.org/10.51214/ijemal.v1i2.572
  6. atik silvia. (2015). jurnal pendidikan. 1(1), 25–38.
  7. Basri, J., & Muharom, M. K. (2022). Upaya Guru PAI Dalam Meningkatkan Kemampuan Psikomotorik Siswa ABK Tunagrahita Melalui Model Contextual Teaching And Learning (CTL). Masagi, 1(1), 249–257. https://doi.org/10.37968/masagi.v1i1.281
  8. Kasus, S., Pesantren, P., Karomah, M., Kecamatan, T., Kabupaten, T., & Nim, S. (2024). Pendidikan Agama Islam Dengan Metode Program Studi Pendidikan Agama Islam.
  9. MUALLIF. (n.d.). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Akhlak. Jurnal Pendidikan Islam.
  10. Sairi, M., & Fikri, A. A. (2024). Santri Tradisional Dalam Menghadapi Era. 1(1), 55–74.
  11. Satriya, N. (2021). upaya pembentukan kecerdasan spiritual santri di pondok pesantren tahfidzul qur’an al-hasan patihan wetan babadan ponorogo (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo). (n.d.).
  12. Sawong, K. S. A., Andrias, D. R., Muniroh, L., Reddy, C., Purnawita, W., Rahayu, W. P., Nurjanah, S., & RI, K. (2011). abdulah yamin. 53(9), 167–169.
  13. Sri Rizqi Wahyuningrum dkk. (2022). Analisis Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Sumenep Tahun 2022. KARATON: Jurnal Pembangunan Sumenep, 2(1), 21–30.
  14. Steven Dukeshire dan Jennifer Thurlow. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Jurnal Metode Penelitian.
  15. Sulaiman, H., & Aripin, I. (2022). Implementasi Tata Tertib Sekolah Dengan Pemberian Hadiah Dan Hukuman Dalam Pembentukan Kedisiplinan Siswa (Studi Di SDN 2 Rancabango Kecamatan Tarogong Kaler-Kabupaten Garut). Masagi, 1(1), 37–43. https://doi.org/10.37968/masagi.v1i1.117
  16. Tauhid, R. (2020). Vol. 1, No. 2 Desember 2020. Pembelajaran, Dasar-Dasar Teori, 1(2), 32–38.