Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PAI dalam menunjang pembentukan karakter religius peserta didik fase E di SMA Ciledug Garut. Permasalah karakter di kalangan peserta didik menjadi latar belakang utama penelitian ini, mengingat pentingnya nilai-nilai religius dalam menunjang kepribadian yang beriman dan berakhlak mulia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer diperoleh dari hasil wawancara dan observasi, serta data sekunder berupa dokumen dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PAI cukup efektif dalam mendukung pembentukan karakter religius peserta didik. Guru PAI mampu mengintegrasikan nilai-nilai religius dalam pembelajaran dan kegiatan sekolah. Peserta didik menunjukkan peningkatan dalam hal kedisiplinan ibadah, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama. Namun, masih terdapat kendala seperti kurangnya partisipasi aktif dari sebagian pelajaran. Kurikulum Merdeka memberikan ruang yang fleksibel bagi guru dan sekolah untuk membina karakter religius secara kontekstual.


Kata kunci: Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Islam, Karakter Religius peserta didik Fase E

Kata Kunci

Kurikulum MerdekaPendidikan Agama IslamKarakter Religius Peserta Didik Fase E

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Dalam Menunjang Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik. (2026). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 131-138. https://doi.org/10.37968/masagi.v5i1.1570

Cara Mengutip

Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Dalam Menunjang Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik. (2026). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 131-138. https://doi.org/10.37968/masagi.v5i1.1570

Referensi

  1. Abdul Hafidz Azizi. (2022). Krakter Islami dan Metode Pembinaan Dalam Pemikiran Al-Ghazali. Humantec Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia.
  2. Al-Quran Surat Al-Hujurat ayat 11. (2019). Kementrian Agama RI.
  3. Al Quran Surat Al Qalam ayat 4. (2019). Kementrian Agama RI.
  4. Antonius. (2022). Pendidikan Karakter Anak Di Sekolah. Keguruan Dan Ilmiah Pendidikan.
  5. B. Bunggin. (2019). Metode Penelitian.
  6. D.P. Nanda Puput Arianto. (n.d.). Penanggulangan Tindak Pidana Pembuangan Bayi Di Karanganyar. Society and Law, 30–31.
  7. Daniel, K. O. tunas and R. (2024). Kurikulum Merdeka: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Dengan Kebebasan dan Fleksibilitas. Jurnal on Education.
  8. E.S Din Wahyudin. (2020). Kurikulum Merdeka, Ousat Kurikulum dan Pembelajaran.
  9. J.M. (2019). Metode dan Strategi Karkter Religius yang Diterapkan Di SDTQ An-Najah Pondok Pesantren Cindai Alus Martapura. Ilmiah Pendidikan Dan Madrasah Ibtidaiyah.
  10. Manajemen Kurikulum PAI Dalam Meningkatkan Karakter Religius Peserta Didik Di MTs Azzainiyah 1 Randumerak, (2024).
  11. Lexy Meleong. (2025). Metodologi Penelitian Kualitatif.
  12. M. Jannah. (2019). Metode dan Strategi Pembentukan Karakter Religius Yang Diterapkan Di SDTQ An-Najah Pondok Pesantren Cindai Alus Martapura. Ilmiah Dan Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah.
  13. M. N. Mubin. (2021). Pendekatan Kognitif Sosial Perspektif Albert Bandura Pada Pembelajaran Agama Islam. Edureligia.
  14. M.S. Asmendri. (2024). Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan IPA. Jurnal Nature Science.
  15. Momon Sudarma. (2021). Merdeka Belajar Menjadi Autentik. Alex Media Komputindo.
  16. R.D Pangkey. (2024). Kurikulum Merdeka: Meningkatkan Kualitas Pemebelajaran Dengan Kebebasan Dan Fleksibilitas. Jurnal on Education.
  17. S.A. Warsilah. (2023). Implikasi Kurikulum Pada Pengembangan Instrument Penilaian Hasil Belajar PAI. Jurnal Wahana Kreativitas Dan Intelektualitas.
  18. W.D Ceceng Salamudin. (2024). Kerjasama Guru PAI Wali Kelas Dalam Penanganan Masalah Karakter Disiplin Peserta Didik. Masagi.