Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini didasari masih rendahnya sikap toleransi di sekolah berdampak terhadap pergaulan peserta didik di masyarakat. Sehingga dapat menjaga kerukunan antar umat beragama yang toleran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep sikap toleransi dalam pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui : pengamatan, observasi, wawancara mendalam, dan kaji dokumen dengan partisipan penelitiannya adalah pihak yayasan, kepala sekolah, para guru dan siswa.  Upaya yang dilakukan guru PAI untuk menanamkan sikap toleransi melalui pembelajaran di kelas dan diluar kelas serta untuk mengetahui profil siswa yang toleran di SMP Daya Susila. Data dianalisis melelaui tahapan transkipsi, pengorganisasian data, koding, dan triangualisasi Hasil penelitian menemukan bahwa secara umum; 1). Peserta didik sudah mengetahui konsep sikap toleransi dalam beragama antar peserta didik di SMP Daya Susila dengan indikator sikap siswa saling menghargai dan menghormati perbedaan antar suku, agama, ras, dan golongan, 2). Guru telah melakukan upaya menanamkan sikap toleransi antar peserta didik melalui pembelajaran di dalam kelas ; Silabus, RPS, Modul, Evaluasi, dan Penilaian. 3). Ditemukan dua karakter profil peserta didik yang bersungguh-sungguh dalam melaksanakan sikap toleransi dan masih belum melaksanakan sikap toleransi.


Kata kunci:upayaguru pai, sikap toleransi

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Upaya Guru PAI dalam Menanamkan Sikap Toleransi Antar Peserta Didik. (2026). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 1-7. https://doi.org/10.37968/masagi.v5i1.1158

Cara Mengutip

Upaya Guru PAI dalam Menanamkan Sikap Toleransi Antar Peserta Didik. (2026). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 1-7. https://doi.org/10.37968/masagi.v5i1.1158

Referensi

  1. Abd. Ghani, & Moh Ali. (2022). Konsep Pendidikan Islam Perspektif Imam Al-Ghazali. El-Fata: Jurnal Ilmu Tarbiyah, 2(01), 18–31. https://doi.org/10.36420/eft.v2i01.104
  2. Al-Qur’an, L. P. M. (2019). Al-Quran dan Terjemahanya 1-10. 1, 293.
  3. Araniri, N. (2020). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Sikap Keberagamaan Yang Toleran. Risâlah, Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 6(1), 54–65. https://doi.org/10.31943/jurnal_risalah.v6i1.122
  4. Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2022). Case Study Method in Qualitative Research. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 1–9.
  5. Badry, I. M. S., & Rahman, R. (2021). Upaya Guru Pendidikan Agama Islam. An-Nuha, 1(4), 573–583. https://doi.org/10.24036/annuha.v1i4.135
  6. Basri, J., Basri, S. A. N., & Indriyani, I. (2022). Risiko Politik Identitas Terhadap Pluralisme Di Indonesia. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 16(3), 1027. https://doi.org/10.35931/aq.v16i3.991
  7. Basri, J., Saud, U. S., Suryana, A., & Prihatin, E. (2023). Analisis Implementasi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (Pkb) Bagi Guru Sekolah Dasar. Jurnal Administrasi Pendidikan, 20(1), 35–50. https://doi.org/10.17509/jap.v27i2.27507
  8. Harefa, S. A., & Bawamenewi, A. (2021). Penanaman Nilai Toleransi Umat Beragama Dikalangan Siswa Smk Negeri 1 Gunungsitoli Utara. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 4(2), 419–425. https://doi.org/10.31004/jrpp.v4i2.3623
  9. Hidayah, H. H. (2023). Pengertian , Sumber, Dan Dasar Pendidikan Islam. Jurnal As-Said, 3(1), 21–33. https://e-journal.institutabdullahsaid.ac.id/index.php/AS-SAID/article/view/141
  10. Kajian, P., Ilmu, I., & Kiiies, S. (2024). Peran Guru Pai dalam Meningkatkan Sikap Toleransi Berbasis Pendidikan Multikultural pada Peserta Didik Smp Negeri 13 Palu. 0, 249–252.
  11. Mubarok, G. A., & Muslihah, E. (2022). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Membentuk Sikap Keberagaman Dan Moderasi Beragama. Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(1), 115–130. https://doi.org/10.32678/geneologipai.v9i1.6616
  12. Rohim, S., Helmi, H., Ardiawan, I., Herdiana, N., & Holik, A. (2024). Implementasi Model-Model Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMAN 2 Garut. Masagi, 3(1), 103–112. https://doi.org/10.37968/masagi.v3i1.756
  13. Ruhansih, D. S. (2017). EFEKTIVITAS STRATEGI BIMBINGAN TEISTIK UNTUK PENGEMBANGAN RELIGIUSITAS REMAJA (Penelitian Kuasi Eksperimen Terhadap Peserta Didik Kelas X SMA Nugraha Bandung Tahun Ajaran 2014/2015). QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.22460/q.v1i1p1-10.497
  14. Sambang, Prasetiya, B., & Hidayah, U. (2022). Peran Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Sikap Keagamaan Peserta Didik di SMP Islam Terpadu Permata Kota Probolinggo. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(2), 135–147.
  15. Soedibyo. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Teknik Bendungan, 1, 1–7.
  16. Subakri. (2020). Peran Guru Pandangan Al-Ghazali. Jurnal Pendidikan Guru, 1(2), 63–75.
  17. Sugono, D. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia.
  18. Widiyanti, D. (2017). Pembelajaran Toleransi dan Keragaman dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Prosiding Konferensi Nasional Kewarganegaraan III, November, 109–115.