Isi Artikel Utama

Abstrak

Era globalisasi yang kita alami saat ini, disertai dengan perubahan sosial yang cepat, turut memengaruhi pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran, termasuk dalam pendidikan agama. Meskipun terdapat peningkatan dalam hasil belajar Kognitif peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menunjukkan hasil yang belum memuaskan. Selain itu, rendahnya tingkat keaktifan dan kedisiplinan mereka selama proses pembelajaran juga menjadi tantangan yang signifikan. Oleh karena itu, penting untuk menemukan metode yang efektif guna meningkatkan pemahaman dan prestasi belajar mereka. Metode pembelajaran kolaborasi diadopsi karena kemampuannya dalam meningkatkan keterlibatan peserta didik, memperkuat interaksi antar mereka, serta mendorong diskusi dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai materi PAI. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh metode pembelajaran kolaborasi terhadap hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran PAI fase D di SMP IT Husnul Khotimah Wanaraja Garut. Dalam studi ini, pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, studi dokumentasi, dan kuesioner yang dibagikan kepada 60 peserta didik sebagai sampel. Pengolahan data dilakukan melalui analisis statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode pembelajaran kolaboratif memiliki pengaruh yang signifikan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kontribusi faktor-faktor yang diteliti terhadap hasil belajar kognitif peserta didik mencapai 34,9%. Di sisi lain, kontribusi terhadap hasil belajar afektif sebesar 20,6%, dan untuk hasil belajar psikomotorik mencapai 15,6%. Namun, terdapat juga faktor-faktor lain yang memberi kontribusi terhadap hasil belajar kognitif hingga 65,1%, hasil belajar afektif sebesar 79,4%, dan hasil belajar psikomotorik sebanyak 84,4%. Perlu dicatat, meskipun faktor-faktor ini berpengaruh besar, mereka tidak dianalisis lebih lanjut dalam penelitian ini.


Kata kunci: metode pembelajaran kolaborasi, hasil belajar peserta didik, pendidikan agama islam


 

Kata Kunci

metode pembelajaran kolaborasi, hasil belajar peserta didik, pendidikan agama islam

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Pengaruh Metode Pembelajaran Kolaborasi terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PAI. (2025). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 139-149. https://doi.org/10.37968/masagi.v4i2.1070

Cara Mengutip

Pengaruh Metode Pembelajaran Kolaborasi terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PAI. (2025). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 139-149. https://doi.org/10.37968/masagi.v4i2.1070

Referensi

  1. Agus, S. (2013). Cooperative Learning: Teori dan Praktik. Pustaka Belajar.
  2. Anderson, L. W. & Krathwohl, D. R. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives. Yongman.
  3. Arends. (2012). Learning to teach (ke-9). McGraw-Hill Education.
  4. Bloom. (1956). Taxonomy of educational objectives: The classification of educational goals. Handbook I: Cognitive domain. David McKay Company.
  5. Bloom. (1964). Taxonomy of educational objectives: The classification of educational goals. Handbook II: Affective domain. David McKay Company.
  6. Chen, X. X. X. X., Tsai, M. Y., Wolynes, P. G., da Rosa, G., Grille, L., Calzada, V., Ahmad, K., Arcon, J. P., Battistini, F., Bayarri, G., Bishop, T., Carloni, P., Cheatham, T. E., Collepardo-Guevara, R., Czub, J., Espinosa, J. R., Galindo-Murillo, R., Harris, S. A., Hospital, A., … Crothers, D. M. (2018). No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title. Nucleic Acids Research, 6(1), 1–7.
  7. John W. Creswell. (2008). Educational Research (N. J. P. Education (ed.); 3rd ed.).
  8. Maria, A., & Ramdani, D. (2023). Pengaruh Metode Sosiodrama Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Masagi, 2(1), 48–53. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.297
  9. Nurkholis. (2013). Paradigma pendidikan Islam dalam Undang-Undang Sisdiknas 2003. Jurnal Kependidikan, 11–73.
  10. Peter, S. (1991). Kamus besar bahasa Indonesia kontemporer. Modern English.
  11. Rahmadayanti, D., & Hartoyo, A. (2022). Potret Kurikulum Merdeka, Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7174–7187. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3431
  12. Raito, R., & Tirayanti, G. (2023). Pengaruh Pendekatan Saintifik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Masagi, 2(1), 145–152. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.404
  13. Simpson. (1972). Klasifikasi tujuan pendidikan dalam domain psikomotorik. (D. . Washington (ed.)). National Education Association.
  14. Situmorang, I. (2018). Kolaborasi dan Diskusi dalam Pembelajaran : Efek terhadap Keaktifan Belajar Siswa. Pendidikan Dan Pengajaran, 2(22), 98–107.
  15. Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta.
  16. Uno, H. H. B. (2010). Model pembelajaran: menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif. In Jakarta: Bumi Aksara. Bumi Aksara.