Isi Artikel Utama

Abstrak

Mengasah kemampuan berpikir kreatif dalam Pendidikan Agama Islam  sangat perlu bagi perkembangan peserta didik. Keterampilan berpikir kreatif ini dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai macam permasalahan. Namun menurut Global Creativity Index(GCI) pada tahun 2017 mengemukakan bahwa dari 127 negara yang diriset, Indonesia di urutan ke-87 untuk indeks kreativitas global dengan score 30,10. Begitupun hasil observasi  menunjukan bahwa kemampuan berpikir kreatif peserta didik fase F kelas XI-4 Animasi SMKN 4 Garut masih rendah dimana hanya 38,10% saja peserta didik yang mampu berpikir kreatif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka tindakan yang dilakukan adalah melakukan penerapan metode Experiential Learning pada pembelajaran PAI dan Budi Pekerti. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan Kemampuan berpikir kreatif peserta didik dengan menggunakan metode Experiential Learning. Penelitian ini menggunakan metode penelitian PTK, teknik pengumpulan data dengan melakukan tes kemampuan berpikir kreatif kepada 21 peserta didik, wawancara kepada Guru, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan melalui 3 tahapan yaitu dengan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan berpikir kreatif dapat meningkat setelah  menerapkan metode Experiential Learning di fase F kelas XI-4 Animasi SMKN 4 Garut. Rata-rata kemampuan berpikir kreatif peserta didik dalam kategori baik karena dapat meningkat dari 60% menjadi 80%. Begitupun dengan hasil belajar peserta didik yang sebelumnya di rata-rata 45 meningkat menjadi 80. Dengan begitu semua peserta didik telah mampu memenuhi indikator kemampuan berpikir kreatif secara komprehensif.


Kata Kunci : Kemampuan berpikir kreatif, Metode Experiential Learning

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Penerapan Metode Experiential Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif pada Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti. (2025). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 130-138. https://doi.org/10.37968/masagi.v4i2.1039

Cara Mengutip

Penerapan Metode Experiential Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif pada Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti. (2025). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(2), 130-138. https://doi.org/10.37968/masagi.v4i2.1039

Referensi

  1. A, N. A. (2016). Pengaruh Penerapan Model Experiental Learning Terhadap berpikir kreatif dan keterampilan menulis karangan siswa Sekolah Dasar Kleas V SD Inpres Bonomanai kota Makassar. Univeristas Muhammadiyah Makasar.
  2. Duwi Meidha Sari, I., Saifuddin Zuhri, M., & Rini Rubowo, M. (2020). Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika pada Materi SPLTV Ditinjau dari Gaya Kognitif Reflektif dan Impulsif. Imajiner: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika , 2(5).
  3. Jumanto, & Adi, Y. K. (2022). Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas Vi Ditinjau Dari Prestasi Akademik. In Jurnal Sinektik (Vol. 5, Issue 1). https://doi.org/10.33061/js.v5i1.7533
  4. Kapoh, R. J., & Komarudin, M. A. (2023). RAGAM METODE PEMBELAJARAN Pedoman Bagi Pengajar dan Calon Pengajar dalam Melaksanakan Proses Belajar Mengajar Terkini, Efektif dan Menyenangkan (Cet.1, Ed.). Lakeisha.
  5. Komariyah, S., & Laili, A. F. N. (2018). Pengaruh Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Matematika. JP3M| Jurnal Pendidikan & Pengajaran Matematika, 4(2). https://doi.org/10.33751/jppguseda.v3i1.2013
  6. Kurnia, A. D., Sirait, E., Sarjono, M. T., Handayani, P. T., Safitri, S. N., & Marini, A. (2023). Analisis hubungan antara penerapan Metode Experiental Learning dalam Pembelajaran dengan Hasil belajar IPS Siswa. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial Humaniora, 3(1).
  7. Kurniawati, L., Kadir, K., & Octafiani, N. (2020). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Experiential Learning. ALGORITMA: Journal of Mathematics Education, 1(2). https://doi.org/10.15408/ajme.v1i2.14071
  8. Mubarokah, I., & Rufaida, S. (2019). Upaya Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif Melalui Model Experiential Learning Peserta Didik SMP Unismuh Makassar. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Terapannya, 2(2).
  9. Parende, U. sinta, & Pane, W. S. (2020). Peningkatan Hasil Belajar siswa menggunakan Model Problem Based Intruction (PBI) Tema 8 pada siswa kelas IV SDN 001 Samarinda Utara. Jurnal Pendidikan, 01(01).
  10. Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitaif, kualitatif dan R&D (Cet.23). Alfabeta CV979.
  11. Susanti, W., Saleh, L. F., Nurhabibah, Gultom, A. B., & Saloom, G. (2022). Pemikiran Kritis dan Kreatif. CV.Media Sains Indonesia.
  12. Syahputra, Istianingsih, N., Astuti, N. C., Susriyanti, Pahrudin, Suparjiman, Yudawisastra, H. G., Gayatri, I. G. A. S., Hapsari, T. P., Heykal, M., Kaniawati, K., & Nuryanto, U. W. (2024). Produk Kreatif Dan Kewirausahaan. CV. Intelektual Manifes Media. https://books.google.co.id/books?id=Fo4DEQAAQBAJ
  13. Widjaja, D. C., Melinda, L., & Yuliana, S. (2019). Pengaruh Knowledge, Skill, Ability, Attitude Terhadap Kinerja Karyawan Jw Marriott Hotel Surabaya. Jurnal Administrasi Bisnis, 08 (01).