Isi Artikel Utama

Abstrak

Berpikir kritis merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki peserta didik untuk menganalisis, mengevaluasi, dan memecahkan masalah secara logis dan sistematis. Namun, banyak peserta didik masih menunjukkan kelemahan dalam keterampilan ini. Salah satu solusi efektif adalah penerapan model pembelajaran studi kasus, yang melibatkan peserta didik secara aktif dalam menganalisis permasalahan nyata, mengevaluasi argumen, dan menemukan solusi berbasis bukti. Pendekatan ini tidak hanya membantu pemahaman konsep secara teoritis, tetapi juga melatih peserta didik berpikir kritis dalam menghadapi situasi kompleks, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penerapan model pembelajaran studi kasus pada mata pelajaran Fikih Fase F, (2) kemampuan berpikir kritis peserta didik, dan (3) pengaruh penerapan model pembelajaran studi kasus terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, studi dokumentasi, dan kuesioner pada 36 siswa. Hasil analisis menunjukkan rata-rata penerapan model pembelajaran studi kasus sebesar 4,58 kategori “Sangat Baik” dan kemampuan berpikir kritis sebesar 4,16 kategori “Sangat Baik”. Uji statistik menunjukkan adanya pengaruh penerapan model pembelajaran studi kasus terhadap kemampuan berpikir kritis sebesar 51,4%, sedangkan 48,6% dipengaruhi faktor lain.


Kata kunci: kemampuan Berpikir Kritis, model Pembelajaran Studi Kasus, Mata Pelajaran Fikih

Kata Kunci

kemampuan Berpikir Kritis;Mata Pelajaran Fikih;Model Pembelajaran Studi Kasus

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Pengaruh Model Pembelajaran Studi Kasus terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran Fikih Fase F. (2026). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 107-113. https://doi.org/10.37968/masagi.v5i1.1007

Cara Mengutip

Pengaruh Model Pembelajaran Studi Kasus terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran Fikih Fase F. (2026). MASAGI : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 107-113. https://doi.org/10.37968/masagi.v5i1.1007

Referensi

  1. Argyris. (2019). Integrating the Individual and the Organization.
  2. eggen dan kauchak. (2012). teaching content and thinking skill. Strategies and Models for Teachers.
  3. Facione. (2020). No Title. Critikal Thinking:What It Is and It Countes 2020 Update Insight Assesment.
  4. Feletti, boud dan. (2019). The Challenge of problem based learning.
  5. Hartono. (2019). filosofi pendekatan dan penerapan pemebelajaran metode kasus.
  6. R.h, E. (2011). No Title. Sifat Berfikir Kritis , Watak Dan Kemampuan Berpikir Kritis.
  7. Raito, R. & D. R. (2023). Implementasi Merdeka Belajar Pada Pembelajaran Pai Dalam Meningkatkan Daya Berfikir kritis Siswa kelas X Di SMA Ciledug Al-Musaddadiyah Garut. Masagi, 2(!), 112–119. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.435
  8. Raito, R. & T. G. (2023). Pengaruh Pendekatan Saintifik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Masagi, 2(1), 145–152. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.404
  9. Sugiyoni. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif.
  10. Syutaridho. (2018). pendidikan matematika jpm rafa. Mengontrol Aktivitas Berpikir Kritis Siswa Dengan Memunculkan Soal Berpikir Kritis, 2.
  11. Yamin, M. (2019). Desain Pembelajaran Tingkat Satuan Dosenan. In Jakarta GP.Press.
  12. Yin, R. K. (2019). Studi Kasus : Desain dan Metode.
  13. Afandi, M. (2019). Model dan Metode Pembelajaran di Sekolah, 15.
  14. Agyris. (2019). Integrating the individual and the organizatiori.
  15. Bambang. (n.d.). Perbedaan Model dan Teori dalam Ilmu Komunikasi. Jurnal Humaniora, Volume 05, 1154.
  16. Hartono, J. (2019). Filosofi, Pendekatan dan penerapan pembelajaran metode kasus. Yogyakarta: CV Andi Offset.
  17. Hayati, S. (2020). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Cooperative Learning, 10.
  18. Mumtahanah, N. (2013). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui Metode Cooperative Learning dalam Pembelajaran PAI. Al-Hikmah Jurnal Studi Keislaman, no. 1, 66.
  19. Sulaeman, M. (2020). Aplikasi Project-Based Learning Untuk Memmbangun Keterapilan Berpikir Kritis dan Kreatif Peserta Didik (p. 11). Depok: Bioma Publishing.
  20. Sulaiman, H., & Dewi, L. A. (2022). Implementasi Metode Role Playing Pada Mata Pelajaran Fiqih Dan Implikasinya Terhadap Pemahaman Siswa Pada Materi Memandikan Jenazah (Studi di Kelas IX 1 MTsN 1 GARUT). Masagi.
  21. Wijanarko, Y. (2017). Model Pembelajaran Make A Match untuk Pembelajaran IPA yang Menyenangkan. Jurnal Taman Cendekia, 01 No, 53.
  22. Yulia, S. (2023). Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Jurnal Pen, 72–77.
  23. Zulfikar, F. (2019). Model Pembelajaran Studi Kasus untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan respon siswa, 3.