Main Article Content

Abstract

Abstrak


 


Permasalahan ekonomi adalah hal yang krusial bagi kehidupan baik secara individu, masyarakat dan negara. Zakat, infak dan sedekah memiliki potensi yang besar jika digunakan sebagai pemberdayaan umat. Sehingga perlunya analisis mekanisme tentang pengelolaan dan pendistribusian zakat, infak, sedekah karena di khawatirkan adanya ketidaksesuaian baik dalam pengelolaan maupun pendistribusian zakat infak dan sedekah (ZIS) di DT Peduli Garut dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.


Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana mekanisme pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Daarut Tauhid Peduli  Garut? Bagaimana mekanisme pendistribusian zakat, infak, dan sekedah di Daarut Tauhid Peduli Garut? dan bagaimana analisis mekanisme pengelolaan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah di Daarut Tauhid Peduli Garut tersebut?.Kemudian tujuan dari penelitian terebut adalah untuk mengetahui mekanisme pengelolaan dan pendistribusian zakat, infak dan sedekah di Daarut Tauhid Peduli.


Adapun Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, adapun tekhnik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi, interview (wawancara), dan dokumentasi.


Hasil dari penelitian tentang mekanisme pengelolaan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah di Daarut Tauhid  Peduli Garut tersebut yaitu: dikatakan sesuai, karena di Daarut Tauhid dalam proses pengelolaannya dikelola sesuai dengan syariat Islam yang dimana pengelolaan syariat Islam merupakan pengelolaan zakat, infak dan sedekah yang dikelola sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadits, fiqh zakat, infak, dan sedekah (ZIS), dan Fatwa Dewan Syariah yang disahkan oleh Dewan Syariah Daarut Tauhiid.


 


Kata Kunci: Pengelolaan, Pendistribusian, ZIS;

Article Details

How to Cite
Syaripudin, E. I., & Nuraeni, I. (2022). MEKANISME PENGELOLAAN DAN PENDISTRIBUSIAN ZAKAT INFAK DAN SEDEKAH DI DAARUT TAUHID PEDULI GARUT. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah (JHESY), 1(1), 136–144. Retrieved from https://journal.stai-musaddadiyah.ac.id/index.php/jhesy/article/view/247