Isi Artikel Utama

Abstrak

Perkembangan (e-commerce) mendorong munculnya berbagai transaksi daring, salah satunya jual beli blind box di TikTok Shop, yaitu produk dalam kemasan tertutup yang membuat pembeli tidak mengetahui varian barang sebelum dibuka. Sistem ini menawarkan unsur kejutan yang menarik minat konsumen, namun juga menimbulkan persoalan mengenai mekanisme transaksi serta kejelasan objek yang diperjualbelikan dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik jual beli blind box di TikTok Shop serta menganalisis kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI Nomor 146/DSN-MUI/XII/2021 yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis normatif melalui observasi non-partisipan terhadap penjual blind box di platform tersebut serta studi dokumentasi terhadap fatwa dan literatur fikih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tersebut telah memenuhi ketentuan fatwa pada aspek subjek akad dan sighat al-‘aqd karena terdapat kesepakatan antara penjual dan pembeli dalam transaksi daring. Namun, pada aspek objek akad (ma’qud ‘alaih) masih terdapat unsur ketidakjelasan karena barang bersifat acak dan baru diketahui setelah transaksi dilakukan, sehingga berpotensi mengandung unsur gharar dalam perspektif muamalah Islam.

Kata Kunci

Blind BoxTikTok ShopFatwa DSN-MUI

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Kesesuaian Praktik Jual Beli Blind Box di TikTok Shop Dalam Perspektif Fatwa DSN-MUI. (2026). Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 5(1), 58-65. https://doi.org/10.37968/jhesy.v5i1.2090

Cara Mengutip

Kesesuaian Praktik Jual Beli Blind Box di TikTok Shop Dalam Perspektif Fatwa DSN-MUI. (2026). Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 5(1), 58-65. https://doi.org/10.37968/jhesy.v5i1.2090

Referensi

  1. Al Mustaqim, D. (2023). Prinsip Syariah Dalam Operasional Online Shop: Analisis Fatwa DSN-MUI No. 146/DSN-MUI/IX/2021. AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics, 1(1), 1–13.
  2. Alamin, Z., Missouri, R., Sutriawan, S., Fathir, F., & Khairunnas, K. (2023). Perkembangan e-commerce: analisis dominasi Shopee sebagai primadona marketplace di Indonesia. J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah), 6(2), 120–131. https://doi.org/https://doi.org/10.52266/jesa.v6i2.2484
  3. Ardiansah, M. N., Azizah, A., & Sadida, A. (2024). Social Commerce Success Impact on Business Performance Insight From TikTok Shop Phenomena in Indonesia. Accounting Analysis Journal, 13(1), 25–33. https://doi.org/10.15294/aaj.v13i1.2778
  4. Dinar, A. S., Hilal, S., & Bahruddin, M. (2025). Ijtihad dan Ifta Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI): Pengertian, Metode dan Klasifikasi. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 890–897. https://doi.org/https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.170
  5. DSN-MUI. (2021). Fatwa DSN-MUI Nomor 146/DSN-MUI/XII/2021 Tentang Online Shop Berdasarkan Prinsip Syariah.
  6. Faisal, M. T., & Fasa, M. I. (2025). Transformasi digital: Peran e-commerce dalam pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(4). https://doi.org/10.62281/e0ae0685
  7. Gong, X., Yee, C. L., Lee, S. Y., Saif, A. N. M., Liu, M., & Anonthi, F. (2024). Unveiling the enigma of blind box impulse buying curiosity: The moderating role of price consciousness. Heliyon, 10(24), e40564. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e40564
  8. Hasanudun, Mukarromah, S., Firmansyah, M., magun pikahulan, R., Solihin, D., Eriyanti, N., hadi purnomo, J., Syarofi, M., Isman, Santoso, B., & Fitriyani. (2025). HUKUM EKONOMI SYARIAH: FONDASI, PRINSIP, DAN IMPLEMENTASI. Yayasan Pendidikan Hidayatun Nihayah (Penerbit HN Publishing).
  9. Kurnia, S. N., & Jaenudin, J. (2020). Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Jual Beli Blind Box Pada Marketplace Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik. Al-Muamalat: Jurnal Ekonomi Syariah, 7(2).
  10. Mardani, D. R. (2021). Hukum Sistem Ekonomi Islam-Rajawali Pers. PT. RajaGrafindo Persada.
  11. Mustofa, I. (2016). Kajian Fiqih Muamalah Kontemporer. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  12. Priyono, M. B., & Sari, D. P. (2023). Dampak Aplikasi Tiktok Dan Tiktok Shop Terhadap UMKM Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(17), 497–506.
  13. Sani, K. (2025). IMPLEMENTASI PRINSIP EKONOMI SYARIAH DALAM FATWA DSN-MUI NO. 146 TENTANG ONLINE SHOP: SEBUAH STUDI LITERATUR. LA RIBA: Jurnal Perbankan Syariah, 7(01), 68–82. https://doi.org/10.53649/la%20riba.v7i01.1313
  14. Siregar, H. S., & Khoerudin, K. (2019). Fiqh Mu’amalah Teori dan Implementasi. In Pt Remaja Rosdakarya.
  15. Sulam, R. T., & Fasa, M. I. (2025). TikTok Shop sebagai Inovasi Social Commerce: Analisis Pengalaman Pengguna, Kepuasan Konsumen, dan Perubahan Perilaku Belanja. Inflasi: Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Perbankan, 2(1), 97–106.
  16. Syaripudin, E. I., Adawiyah, N. R., Burhanudin, U., Kon, D., Furkony, K., Gaussian, G., Hamid, A., & Garut, S. M. (2024). BORONGAN SAWAH DI DESA DANGIANG CILAWU GARUT PERSPEKTIF. 2, 1590–1602.
  17. Thohari, F. (2023). Fatwa-fatwa di Indonesia-Jejak Pustaka. Jejak Pustaka.
  18. Wulandari, P., Azra, S., Buana, S. A., Masayu, A. C. P., & Panjaitan, E. C. B. (2025). Exploration of the influence of TikTok live streaming on increasing consumer purchase interest. Business Economic, Communication, and Social Sciences Journal (BECOSS), 7(3), 297–307.
  19. Yuli, M., & Aisah, S. (2025). Perkembangan dan Tren E-Commerce di Indonesia. 3(September).