Isi Artikel Utama

Abstrak

Pada saat ini masih banyak guru PAUD, terutama di daerah pelosok, yang mengajar dengan pengetahuan seadanya tanpa didasari panduan dan dasar yang jelas dalam merencanakan pembelajaran, mengajar, dan mengevaluasi, seperti yang terjadi di PAUD Padilatul Jihad. Kondisi tersebut mendorong dilakukannya penelitian berjudul “Meningkatkan Kemampuan Guru PAUD dalam Merencanakan Pembelajaran melalui Pelatihan In House Training di KB Padilatul Jihad”. Rendahnya kemampuan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran, ditandai dengan penerapan metode drilling secara monoton dan kurangnya variasi kegiatan belajar, di mana sebagian besar guru hanya berfokus pada belajar membaca dan berhitung. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru PAUD Padilatul Jihad dalam menyusun rencana pembelajaran dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Taggart. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, Forum Group Discussion (FGD), dan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru hingga mencapai 78%, yang termasuk kategori baik, sehingga membuktikan bahwa model pelatihan In House Training efektif dalam meningkatkan kemampuan guru merencanakan pembelajaran di PAUD Padilatul Jihad.


Kata kunci: Kemampuan Pedagogik, In House Training, Merencanakan Pembelajaran

Kata Kunci

In House Training;Kemampuan Pedagogik;Merencanakan Pembelajaran

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Meningkatkan Kemampuan Guru PAUD Dalam Merencanakan Pembelajaran Melalui Pelatihan In-House Training Di KB-Padilatul Jihad. (2026). Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking, 5(1), 1-6. https://doi.org/10.37968/anaking.v5i1.926

Cara Mengutip

Meningkatkan Kemampuan Guru PAUD Dalam Merencanakan Pembelajaran Melalui Pelatihan In-House Training Di KB-Padilatul Jihad. (2026). Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking, 5(1), 1-6. https://doi.org/10.37968/anaking.v5i1.926

Referensi

  1. Arikunto, S. (2011). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. PT Rineka Cipta.
  2. Fian, K., & Munawir. (2023). Komparasi kehujahan hadits dha’if perspektif Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad bin Hanbal. Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman, 11(1), 45–60.
  3. Hasbi. (2013). Peningkatan mutu pendidikan madrasah dalam sistem pendidikan nasional di Kota Palopo. Diskursus Islam, 1, 381–395.
  4. Hikmia, Z. (2023). 51 persen guru PAUD di Indonesia belum S-1. In JawaPos.com.
  5. Husen, W. R. (2017). Pengembangan Apresiasi Seni Rupa Siswa Sekolah Dasar Melalui Pendekatan Kritik Seni Pedagogik. NATURALISTIC: Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(1), 53–61. https://doi.org/10.35568/naturalistic.v2i1.100
  6. Jayawardana, H. B. . (2023). Potensi Penerapan Pembelajaran Berbasis AI (Artificial Intelligence) di PAUD. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 7(1), 251–255. https://doi.org/10.31537/jecie.v7i1.1515
  7. Kemendikbud. (2022). Pedoman Umum Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Berkualitas. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi.
  8. Kemmis, S. and McTaggart, R. (1988). The Action Research Reader. Victoria, Deakin University Press.
  9. Mahadhir, M. S. (2019). Pendidikan Islam Menurut Al-Ghazali. Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 4(1), 73–86. https://doi.org/10.48094/raudhah.v4i1.43
  10. Maria, A., & Ramdani, D. (2023). Pengaruh Metode Sosiodrama Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Masagi, 2(1), 48–53. https://doi.org/10.37968/masagi.v2i1.297
  11. Pratiwi, S., & Nur Asi’ah, Y. (2022). Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Menjahit. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini ( Anaking ), 1(1), 114–122. https://doi.org/10.37968/anaking.v1i1.194
  12. Sari, N., & Maryatun. (2016). Pengaruh penggunaan metode drill terhadap hasil belajar akuntansi kelas X semester genap SMK Negeri 1 Metro tahun pelajaran 2015/2016. PROMOSI: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi, 4(2), 69–77. https://doi.org/10.24127/ja.v4i2.642
  13. Schon, D. A. (1983). The reflective practitioner: How professionals think in action. Basic Books.
  14. Seriana, Siburian, P., & Sitorus, F. R. (2024). In house training untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menulis PTK. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 10(2), 623–630. https://doi.org/10.31949/educatio.v10i2.8673
  15. Suradin, A., & Wahyuningsih, E. T. (2023). Perkembangan Kemampuan Motorik Anak Usia Dini. Saliha: Pendidikan Dan Agama Islam, 6(1), 44–60.