Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keadaan peserta didik di TK Al-Ikhlas Garut yang masih belum mencapai tingkat keberhasilan yang diharapkan, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya, metode pembelajaran drill yang dilaksanakan kurang sesuai dengan karakteristik anak usia dini juga kebutuhan anak yang belum sepenuhnya terfasilitasi dengan baik. Dalam hal ini peneliti bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bahasa keaksaraan awal di TK Al-Ikhlas melalui media multisensori. Oleh karena itu yang menjadi pertanyaan penelitian ini adalah apakah media multisensori dapat meningkatkan kemampuan bahasa keaksaraan awal anak usia 5-6 tahun di TK Al-Ikhlas Garut. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian 13 orang peserta didik usia 5-6 tahun. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus, dengan berpedoman pada indikator STPPA kemampuan bahasa keaksaraan anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan hasil penelitian melalui penerapan media multisensori secara keseluruhan terbukti efektif dalam meningkatkan mengembangkan kemampuan bahasa keaksaraan awal anak usia 5-6 tahun. Dilihat dari hasil persentase yaitu, siklus I BB (15,4%), MB (46,1%), BSH (38,5%), BSB (0%). Sedangkan siklus II yaitu, BB (0%), MB (7,7%), BSH (61,5%), BSB (30,8%).


Kata kunci: Anak Usia Dini; Kemampuan Bahasa Keaksaraan Awal; Media Multisensori

Kata Kunci

Anak Usia Dini;Kemampuan Bahasa Keaksaraan Awal;Media Multisensori

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Pengembangan Kemampuan Bahasa Keaksaraan Awal Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media Multisensori . (2025). Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking, 3(2), 76-82. https://doi.org/10.37968/anaking.v3i2.902

Cara Mengutip

Pengembangan Kemampuan Bahasa Keaksaraan Awal Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media Multisensori . (2025). Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking, 3(2), 76-82. https://doi.org/10.37968/anaking.v3i2.902

Referensi

  1. Haryawati, Y., Kartadinata, S., & Supriatna, M. (2019). Tinjauan Ontologis Bimbingan Dan Konseling Anak Usia Dini (BK-AUD). Jurnal Naratas, 2(2), 1–10.
  2. Ismawati, N., Widayati, S., Lidah Wetan, J., Wetan, L., Lakarsantri, K., & Surabaya, K. (2023). MENINGKATKAN KEMAMPUAN KEAKSARAAN AWAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA PAPAN PINTAR. Jurnal AUDHI, 6(1), 10–20. https://jurnal.uai.ac.id/index.php/AUDHI
  3. Kusmayanti, S. (2019). Membaca Permulaan Dengan Metode Multisensori. Jurnal Pendidikan Universitas Garut, 13(01), 222–227. https://journal.uniga.ac.id/index.php/JP/article/view/832
  4. Maria, A., & Cahya, A. (2024). Peningkatan Aktivitas Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran Agama Islam Melalui Media Animasi Berbantuan Aplikasi Canva. Masagi, 3(1), 23–36.
  5. Nasution, F., Maharani, P., Ritonga, N., & Fadillah, F. (2023). Perkembangan Kognitif dan Bahasa Pada Anak. JURNAL EDUKASI NONFORMAL, 4(1), 251–263.
  6. Natalia, D., & Kurniawaty, L. (2022). Upaya meningkatkan kemampuan mengenal keaksaraan melalui metode fonik anak usia 5-6 tahun di TK Indonesia Playschool. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(6), 4948–4956. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/9049
  7. Ulfadilah, I., & Darmiyanti, A. (2023). Peran Guru dan Orang Tua terhadap Stimulasi Keaksaraan Anak Usia Dini. Jurnal Warna: Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 8(1), 30–40.
  8. Wibawa, B. (2003). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Dirjen Dikdasmen, 2572–2721.
  9. Wicaksana, A., & Rachman, T. (2018). Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 3(1), 10–27. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf
  10. Widayati, A. (2008). Penelitian tindakan kelas. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 6(1).
  11. Zulva, F. (n.d.). PENGGUNAAN MEDIA MULTISENSORI UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA ANAK LAMBAN BELAJAR DI MI SUNAN MURIA.