Isi Artikel Utama
Abstrak
Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai stunting ternyata menjadi alasan utama mengapa orang tua enggan membawa anak ke posyandu. Hal ini terbukti dari hasil wawancara dengan ibu-ibu yang mempunyai anak balita, dimana kebanyakan di antaranya merasa takut jika anak mereka didiagnosis mengalami stunting karena hal itu dinilai sebagai aib. Selain itu, seringkali orang tua tidak terima anaknya dianggap mengalami stunting dan memberikan berbagai alasan sehingga anak tersebut tidak mendapatkan perawatan dan periksa pertumbuhannya.Tujuan dilakukan penelitian ini adalah tercermin dari rumusan masalah yaitu: Bagaimana kasus stuntingdi Desa Situsari, bagaimana peran Pemerintah Desa Situsari dalam pengentasan stunting, bagaimana signifikasi angka bayi yang stunting di Desa Situsari.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi serta teknik analisis isi melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Dari hasil penelitian diproleh bahwa peran serta Pemerintah Desa dalam upaya pengentasan stunting di Desa Situsari sudah terlaksana dengan baik, uapaya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa dalam pengentasan stunting begitu terasa manfaatnya oleh orang tua, terutama dalam hal bantuan pangan dan kelas ibu balita khusus stunting.
Kata Kunci : Peranan Pemerintahan Desa, Pengentasan, Stunting
Kata Kunci
Rincian Artikel
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini ( Anaking )

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan naskahnya di Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking oleh LP2M STAI Al Musaddadiyah Garut berlisensi di bawah Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis mengetahui bahwa Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking berhak menerbitkan untuk pertama kalinya dengan Lisensi Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 / CC BY-ND 4.0
Penulis dapat memasukkan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif naskah yang telah diterbitkan di jurnal ini ke dalam versi lain (misalnya dikirim ke tempat penyimpanan institusi penulis, penerbitan dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah tersebut telah diterbitkan atau pertama kali di Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini : Anaking
Cara Mengutip
Referensi
- Abdul, A. (2020). Teknik Analisis Data Analisis Data. Teknik Analisis Data Analisis Data, 1–15.
- Basuki, K. (2019). Tujuan Deskriptif Analisis. ISSN 2502-3632 (Online) ISSN 2356-0304 (Paper) Jurnal Online Internasional & Nasional Vol. 7 No.1, Januari – Juni 2019 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, 53(9), 1689–1699.
- Bruno, Latour, 2019. (2019). Metode Penelitian. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689.
- Fitriani, F., & Darmawi, D. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Biology Education, 10(1), 23–32. https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1.4114
- Hanipah, S. (2016). Penerapan Pendidikan Agama Islam Pada Anak Usia Dini Di Paud Nurul Islam. Nuansa, IX(2), 123–133.
- Lestari, W., & Kristiana, L. (2018). STUNTING : STUDI KONSTRUKSI SOSIAL MASYARAKAT PERDESAAN DAN PERKOTAAN TERKAIT GIZI DAN POLA. 9(1), 17–33.
- Mahasiswa, B., & Masyarakat, K. (n.d.). STUDY GUIDE - STUNTING DAN UPAYA PENCEGAHANNYA STUDY GUIDE - STUNTING DAN UPAYA.
- Megawati, G., & Wiramihardja, S. (2019). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Dalam Mendeteksi Dan Mencegah Stunting. Dharmakarya, 8(3), 154. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v8i3.20726
- Nugraha, D. (2019). Implementasi Pembinaan Nilai Nilai Pancasila Di Asrama Bina Siswa Sma Plus Cisarua Provinsi Jawa Barat. 42–59.
- Purnamasari, H., & Priyanti, E. (2021). Collaborative governance dalam penanganan stunting. 18(3), 383–391.
- Rahman, H., Rahmah, M., & Saribulan, N. (2023). UPAYA PENANGANAN STUNTING DI INDONESIA Analisis Bibliometrik dan Analisis Konten. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK), VIII(01), 44–59.
- Sholeh, M. (2018). Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Perspektif Pendidikan Islam. YINYANG: Jurnal Studi Islam, Gender Dan Anak, 13(1), 71–83. https://doi.org/10.24090/yinyang.v13i1.2018.pp71-83
Referensi
Abdul, A. (2020). Teknik Analisis Data Analisis Data. Teknik Analisis Data Analisis Data, 1–15.
Basuki, K. (2019). Tujuan Deskriptif Analisis. ISSN 2502-3632 (Online) ISSN 2356-0304 (Paper) Jurnal Online Internasional & Nasional Vol. 7 No.1, Januari – Juni 2019 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, 53(9), 1689–1699.
Bruno, Latour, 2019. (2019). Metode Penelitian. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689.
Fitriani, F., & Darmawi, D. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Arongan Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Biology Education, 10(1), 23–32. https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1.4114
Hanipah, S. (2016). Penerapan Pendidikan Agama Islam Pada Anak Usia Dini Di Paud Nurul Islam. Nuansa, IX(2), 123–133.
Lestari, W., & Kristiana, L. (2018). STUNTING : STUDI KONSTRUKSI SOSIAL MASYARAKAT PERDESAAN DAN PERKOTAAN TERKAIT GIZI DAN POLA. 9(1), 17–33.
Mahasiswa, B., & Masyarakat, K. (n.d.). STUDY GUIDE - STUNTING DAN UPAYA PENCEGAHANNYA STUDY GUIDE - STUNTING DAN UPAYA.
Megawati, G., & Wiramihardja, S. (2019). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Dalam Mendeteksi Dan Mencegah Stunting. Dharmakarya, 8(3), 154. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v8i3.20726
Nugraha, D. (2019). Implementasi Pembinaan Nilai Nilai Pancasila Di Asrama Bina Siswa Sma Plus Cisarua Provinsi Jawa Barat. 42–59.
Purnamasari, H., & Priyanti, E. (2021). Collaborative governance dalam penanganan stunting. 18(3), 383–391.
Rahman, H., Rahmah, M., & Saribulan, N. (2023). UPAYA PENANGANAN STUNTING DI INDONESIA Analisis Bibliometrik dan Analisis Konten. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK), VIII(01), 44–59.
Sholeh, M. (2018). Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Perspektif Pendidikan Islam. YINYANG: Jurnal Studi Islam, Gender Dan Anak, 13(1), 71–83. https://doi.org/10.24090/yinyang.v13i1.2018.pp71-83
