Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena di Paud Daruth Tholibin berdasarkan penelitian awal, kepatuhan anak usia dini masih kurang seperti, tidak merapihkan kembali mainan pada tempatnya, berdo’a dengan tertib dan lainya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkapkan bagaimana pengaruh kepatuhan anak usia dini pada aturan sekolah melalui metode Logical Consequences di PAUD Daruth Tholibin. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah model Kemmis dan Mc Taggart, siklus pada model ini meliputi menyusun rancangan penelitian tindakan yang dikenal dengan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan 3 siklus dengan 12 pertemuan. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelompok A dan B yang berjumlah 20 peserta didik di PAUD Daruth Tholibin. Teknik pengumpulan data observasi, dan dokumentasi, cara menganalisis data menggunakan reduksi data, pemaparan data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode Logical Consequences  dapat meningkatkan kepatuhan bagi anak usia dini di PAUD Daruth Tholibin,terutama dalam indikator aturan pada saat belajar, pada saat bermain dan pada saat akhir belajar. Berdasarkan hasil penelitian akhir peserta didik yang belum mampu (BM) 0% tidak ada, yang mampu dengan penguatan (M) 40 % yang terdiri dari 8 anak dan sudah mampu (SM) 60% ada 12 anak.


Kata kunci: Metode Logical Consequences, Disiplin Positif, Kepatuhan AUD, Aturan sekolah

Kata Kunci

Metode Logical Consequences Disiplin Positif Kepatuhan AUD Aturan Sekolah Metode Logical Consequences Disiplin Positif Kepatuhan AUD Aturan Sekolah

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Wardani, E., & Apriliani, M. (2022). Pengaruh Penerapan Metode Logical Consequences Terhadap Kepatuhan Anak Usia Dini Pada Aturan Sekolah Di PAUD Daruth Tholibin. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini ( Anaking ), 1(1), 50–59. https://doi.org/10.37968/anaking.v1i1.304

Referensi

  1. Arfani, J. W., & Sugiyono, S. (2014). Manajemen Kelas Yang Efektif: Penelitian Di Tiga Sekolah Menengah Atas. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 2(1), 44-57.)
  2. Dewi, C. I. T. (2013). Pengaruh Tata Tertib dan Pola Asuh Orangtua terhadap Perilaku Disiplin Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 1(3).
  3. Pengasuhan Disiplin Positif Islami (Perspektif Psikologi Komunikasi Keluarga)
  4. Mini, R. (2011). Disiplin pada anak.
  5. Robichaud, J. M., Lessard, J., Labelle, L., & Mageau, . A. (2020). The role of logical consequences and autonomy support in children’s anticipated reactions of anger and empathy. Journal of Child and Family Studies, 29(6), 1511-1524.
  6. Rusnaeni, E. (2015). Analisis kepatuhan peserta didik terhadap tata tertib sekolah (studi pada SMAN 1 Penrang Kabupaten Wajo). Jurnal Tomalebbi, (4), 1-13.
  7. Sanjaya, H. V. C., & Panggabean, M. S. (2021). Implementasi Prosedur, Peraturan dan Konsekuensi Kelas Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas 8. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 11(1), 63-71.