Isi Artikel Utama

Abstrak

Rendahnya minat literasi dalam dunia pendidikan di kabupaten Garut yang melatarbelakangi penelitian ini, Sehingga peneliti memiliki tujuan untuk mengungkapkan bagaimana perkembangan literasi anak usia dini jika menerapkan metode Read-Aloud dengan menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) Model Kemmis Dan Mc. Taggart. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Cara menganalisis data dengan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini yaitu 20 peserta didik usia 3-4 Tahun di Kober Miftahul Hidayah Bayongbong Garut.  Penelitian dilakukan selama tiga siklus, tahapan indikator yang terlihat berkembang yaitu mampu menjawab pertanyaan sederhana, bisa membaca dan menulis permulaan, lancar dalam pelafalan vokal, intonasi dan ekspresi, mampu mengungkapkan isi pesan yang disampaikan dalam buku, dan yang terakhir ketertarikan mendengarkan cerita dengan mempertahankan perhatian bacaan selama 10-15 menit.  Berdasarkan hasil penelitian melalui penerapan metode Read-aloud secara keseluruhan terbukti efektif dalam meningkatkan perkembangan literasi anak usia dini. Baik usia 3.0-3.11 atau 4.0-4.11 keduanya sangat efektif untuk diterapkan metode read-aloud baik di sekolah beserta pendidik ataupun di rumah beserta orang tua.


 


Kata kunci: perkembangan; Literasi; Metode Read-Aloud.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Wardani, E., & alwah syamsiah, A. (2022). PENERAPAN METODE READ-ALOUD PADA PERKEMBANGAN LITERASI ANAK USIA DINI DI KOBER MIFTAHUL HIDAYAH BAYONGBONG GARUT. Anaking - Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 60–67. Diambil dari https://journal.stai-musaddadiyah.ac.id/index.php/ja/article/view/256