Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena di TKIT Al-latief berdasarkan penelitian awal yang dilakukan pada hari senin, tanggal 10 Januari 2022, aspek kognitif anak usia dini belum berkembang pada aspek berpikir logis dalam hal mengklasifikasikan benda berdasarkan warna, bentuk dan ukuran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkapkan bagaimana mengembangkan aspek kognitif anak usia dini dengan menerapkan pendekatan STEAM. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan Desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, metode pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi, data dianalisis secara kualitatif dan presentase. Subjek dalam penelitian ini yaitu 15 siswa kelompok B TKIT Al–Latief Bayongbong Garut. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase mengembangkan aspek kognitif anak prasiklus 33,3%, siklus I 50,23% dan siklus II 73,33%. Dengan demikian peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa perkembangan aspek kognitif anak usia dini kelompok B di TKIT Al-Latief masih rendah. Penerapan pendekatan STEAM dalam meningkatkan aspek kognitif anak usia dini di TKIT Al-Latief dilaksanakan dengan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan, setelah menerapkan pendekatan STEAM aspek kognitif anak terdapat peningkatan yang signifikan.


 


 


Kata kunci: Mengembangkan Aspek Kognitif, Pendekatan STEAM

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Aliyah, S., & Nurjanah, A. S. (2022). PENERAPAN PENDEKATAN STEAM DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK KOGNITIF ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI TKIT AL-LATIEF BAYONGBONG-GARUT. Anaking - Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 162–170. Diambil dari https://journal.stai-musaddadiyah.ac.id/index.php/ja/article/view/242