Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi data observasi yang menunjukkan pemerolehan hasil kemampuam anak usia dini di RA Al-Hikmatul Mubrokah dalam kemampuan mengenal warna dengan ditemukan beberapa masalah diantaranya; anak yang belum mengenal warna, anak yang belum bisa membedakan warna dengan tepat dan anak yang masih tertukar dalam peyebutan warna. Tujuan dari penelitian ini adalah penggunaan media Menara Hanoi dalam meningkatkan kemampuan mengenal warna di RA Al-Hikmatul Mubarokah merujuk pada tiga indikator penilaian yaitu mengenal, mengkomunikasikan dan menggolongkan warna dengan merujuk pada kriteria penilaian. Adapun pembatasan masalah dalam penelitian ini adalah mengenai peningkatan kemampuan mengenal warna pada anak usia dini di RA Al-Hikmatul Mubarokah. Metodologi penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan kelas dengan metode deskriptif kualitatif. Desain penelitian menggunakan model spiral yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart. Secara garis besar terdiri dari empat tahap yaitu : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dalam alur kegiatannya, tahap pelaksanaan dan pengamatan dilakukan secara bersamaan. Berdasarkan hasil penelitian peningkatan kemampuan mengenal warna pada anak usia dini di RA Al-Hikmatul Mubarokah mengalami peningkatan hal tersebut dilihat dari data akumulasi hasil dari prasiklus dengan persentase 52,5%, pada siklus pertama meningkat dengan peningkatan 15% dengan persentase 67,5% dan pada siklus kedua mengalami peningkatan lagi dengan peningkatan 17% dengan persentase 85%.


 


kata kunci : Menara Hanoi ; Mengenal Warna ; Peningkatan

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Jubaedah, E., & Siti latifah, A. (2022). PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA PADA ANAK USIA DINI DENGAN MEDIA MENARA HANOI DI RAUDHATUL ATHFAL AL-HIKMATUL MUBAROKAH. Anaking - Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 34–40. Diambil dari https://journal.stai-musaddadiyah.ac.id/index.php/ja/article/view/236