Isi Artikel Utama

Abstrak

Perkembangan pendidikan Agama anak usia dini masih belum dapat berkembang secara maksimal, karena pada  umumnya masih terdapat beberapa indikator yang masih belum terlampaui dalam Standar Tingkat pencapaian Perkembangan Anak (STTPA) salah satunya Nilai Agama dan Moral. Maka dari itu pentngnya peran ayah dalam keluarga, selain ia sebagau pemimpin rumah tangga ia juga berperan menjadi kepala sekolah yang mengontrol ibu sebagai madrasah anak dan mengontrol anak sebagai muridnya. Sebagai kepala madrasah di rumah memiliki visi atau tujuan akan bagaimana anak kedepanya, menjadikan anak itu beragama, bertahlak, bermoral, dsbnya.


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pentingnya peran ayah dalam keluarga terkhusus dalam pendidikan keagamaan anak usia dini di RA Al Falah Tarogong Kaler Garut.


Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus, fenomena yang menjadi kasus dalam penelitian ini adalah peran ayah terhadap pendidikan keagamaan anak usia dini, dengan subjek penelitian 6 orang ayah dari 6 anak di RA Al Falah.


Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagai seorang ayah yang langsung ikut berkontirbusi dalam pengasuhan dan pendidikan memiliki dampak yang bagus dan signifikan terhadap anak. Latar belakang pendidikan seorang ayah meski  harus menjadi kepala madrasah di rumah tidak berpengaruh terhadap pedulinya dalam pendidikan keagamaan anak sejak dini, latar belakang keluarga sebelumnya (keturunan) dan kesadaran pada diri ayah yang menjadi faktor para ayah di RA Al Falah untuk mengutamakan pendidikan keagamaan.


 


Kata Kunci :  Keagamaan,Peran Ayah, Pendidikan Keagamaan

Kata Kunci

Peran Ayah, Pendidikan, Keagamaan

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Izzan, A., & Nurafiyah Kusaeri, L. (2022). Peran Ayah Terhadap Pendidikan Keagamaan Anak Usia Dini (Studi Kasus di RA Al Falah Tarogong Kaler Garut). Anaking - Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 108–113. Diambil dari https://journal.stai-musaddadiyah.ac.id/index.php/ja/article/view/130