Main Article Content

Abstract

Karakter merupakan pondasi utama dalam kehidupan serta kemajuan suatu bangsa, menurut Thomas Lickona (Gunawan, 2012:23) menyatakan bahwa “pendidikan karakter yaitu membentuk kepribadian seseorang melalui pendidikan budi pekerti, yang hasilnya terlihat dalam tindakan nyata seseorang, yaitu tingkah laku yang jujur, baik, bertanggung jawab, menghormati hak orang lain, kerja keras dan sebagainya”. Sesungguhnya pendidikan karakter telah ada sejak pendidikan itu ada, karena pada hakikatnya pendidikan adalah pembiasaan pada perilaku baik dan menghindari perilaku buruk. Apabila sekolah dan keluarga bersinergi dalam menguatkan pendidikan karakter anak, memotivasi, memberikan kepercayaan, dan senantiasa mengevaluasi perkembangan karakter anak tentu penguatan pendidikan karakter ini akan berjalan efektif. Eksistensi suatu bangsa sangat ditegaskan oleh karakter yang dimiliki. Hanya bangsa yang memiliki karakter kuat yang kemudian mampu menjadikan dirinya sebagai bangsa yang bermartabat dan disegani oleh bangsa-bangsa lain. Oleh karena itu menjadi bangsa yang berkarakter adalah impian bangsa Indonesia melalui generasi muda khususnya pelajar dan mahasiswa. Masa depan bangsa Indonesia dipertaruhkan untuk menjadi lebih baik melalui pendidikan baik formal maupun non formal. Karakter adalah sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang menjadi ciri khas seseorang atau sekelompok orang serta nilai-nilai perilaku manusia yang diwujudkan dari pikiran dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, orang lain, lingkungan, dan bangsa.

Article Details

How to Cite
Mardiati, A., Heri, D., Samsul Arifin, B., & Hasanah, A. (2021). Core Ethical Values Pendidikan Karakter (Berbasis Nilai-Nilai Budaya). Jurnal NARATAS, 1(1), 21-27. https://doi.org/10.37968/jn.v1i1.40